Orang Utan Mengalami Krisis Paruh Baya

Orang Utan Mengalami Krisis Paruh Baya


Sebuah studi menunjukkan bahwa tidak hanya manusia, primata yang lain seperti simpanse dan orangutan juga mengalami krisis separuh baya, ditandai dengan situasi emosi yang labil.

“Kami terkejut ketika data pada hewan-hewan tersebut menunjukkan kurva kebahagiaan yang berbentuk huruf U,” ujar ekonom Andrew Oswald dari Universitas Warwick di Inggris, yang juga salah satu penulis makalah ilmiah yang diterbitkan Senin (19/11) oleh Akademi Sains Nasional AS.

Kurva kebahagiaan berbentuk U dan aspek-aspek kesejahteraan lainnya terdokumentasikan secara lengkap dengan alasan-alasan yang dianggap kontroversial. Sejak 2002, penelitian-penelitian di sekitar 50 negara telah menemukan bahwa tingkat kebahagiaan tinggi pada masa muda, turun di periode paruh baya, dan naik kembali pada usia tua.

Euforia masa muda datang dari harapan-harapan tak terbatas dan kesehatan yang baik, sementara ketenangan dan kepasrahan orang tua mencerminkan “kebijaksanaan yang terakumulasi dan kesaksian terhadap kematian teman dan kerabat, yang membuat Anda lebih menghargai apa yang Anda miliki,” ujar Oswald.

Alasan-alasan turunnya kebahagiaan pada usia paruh baya, di mana tingkat bunuh diri dan penggunaan obat anti depresi memuncak, tidak begitu jelas. Pada tahun-tahun terakhir, para peneliti telah menekankan pada faktor-faktor sosiologi dan ekonomi, mulai dari kesadaran seorang akuntan bahwa mimpinya sebagai penyanyi Broadway tidak akan terwujud sampai ketakutan akan dipecat, belum lagi kegagalan perkawinan dan kesulitan keuangan.

Oswald, 58, menyebut periode itu “ledakan kemarahan.” Karena belum ada studi mengenai itu sebelumnya, ia dan para koleganya memutuskan untuk melihat apakah makhluk-makhluk yang tidak memiliki penyesalan dalam karir atau cicilan rumah bisa menderita krisis paruh baya.

Mereka pun meneliti kebahagiaan 155 simpanse di kebun binatang Jepang, 181 di AS dan Australia dan 172 orangutan di AS, Kanada, Australia dan Singapura. Hasilnya, ketiga kelompok primata ini mengalami ketidaknyamanan paruh baya: Kurva ketenangan U dengan titik nadir pada, masing-masing, usia 28, 27 dan 35, dibandingkan dengan manusia yang mengalaminya pada usia 45 sampai 50.

Mengapa hewan-hewan tersebut mengalami krisis paruh baya? Mungkin karena tatanan masyarakat mereka mirip dengan manusia, yang dipengaruhi faktor sosial, tak hanya biologi, ujar Oswald. Barangkali kera mengalami masalah eksistensial juga, saat mereka menyadari mereka tidak akan pernah menjadi pria atau perempuan alfa.
Ia menambahkan bahwa krisis paruh baya sepertinya diturunkan lewat evolusi, bukannya dampak kehidupan modern.

“Barangkali alam tidak ingin kita nyaman pada usia paruh baya, hanya duduk-duduk tenang di atas pohon,” ujar Oswald.

“Mungkin ketidaknyamanan membakar gairah di dalam diri, mendorong kita ingin membuat pencapaian lebih untuk diri kita atau keluarga.”


http://www.voaindonesia.com/content/studi-orangutan-alami-krisis-paruh-baya/1549370.html

Komik Batman Laku Jutaan Dollar

Komik Batman Laku Jutaan Dollar


Jika Anda saat ini memiliki koleksi komik, simpanlah. Sebab di suatu hari bisa jadi komik koleksi Anda bisa menjadi barang langka dengan harga selangit.

Hal itu terbukti dalam lelang yang digelar rumah lelang Heritage New York yang mampu menjual koleksi komik Batman langka dengan harga selangit.

Koleksi 345 komik yang diantaranya adalah debut komik Batman itu terjual dengan harga US$3,5 juta atau sekitar Rp31,6 miliar.

Serial Detective Comics no.27 yang dijual seharga 10 sen pada 1939 dan komik debut Batman menjadi primadona lelang itu.

Koleksi langka itu adalah milik almarhum Billy Wright asal Virginia yang dibelinya saat masih anak-anak.

Komik-komik langka itu ditemukan tahun lalu saat kerabat Billy Wright tengah membersihkan ruang bawah tanah kediamannya.
Benda bersejarah

Sementara itu Direktur Pelaksana Rumah Lelang Heritage Lon Allen menilai komik-komik langka itu merupakan benda bersejarah dengan nilai tinggi.

"Komik-komik ini memiliki tempat tersendiri dalam sejarah komik," kata Allen.

Dia menjelaskan Billy Wright nampaknya membeli komik yang tepat di saat yang tepat pula, sehingga itulah yang menyebabkan harganya begitu tinggi di masa kini.

Buku lain yaitu Action Comics No.1 terbitan 1938 yang menampilkan debut Superman juga laku terjual US$299.000 atau Rp2,7 miliar.

Wartawan BBC di Washington Jonathan Blake melaporkan koleksi luar biasa ini nyaris tak diketahui karena Wright tak pernah menceritakan hal itu kepada keluarganya.

Koleksi komik yang dibungkus rapi itu masih dalam kondisi sangat baik setelah tersimpan selama 17 tahun di kediamannya.

Para pakar menyatakan koleksi komik ini semakin berharga karena buku-buku itu dibeli saat sang empunya masih anak-anak.


http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2012/02/120223_batmancomic.shtml

Komunitas Penikmat Teh

Komunitas Penikmat Teh


AROMA bunga chamomile merebak saat air panas mengalir dari sebuah teko ke cawan berisi teh. Tak hanya chamomile, beberapa teh di setiap cangkir punya aroma berbeda. Itulah yang dirasakan sekelompok pecinta teh saat berkumpul menikmati beragam teh dari bumi nusantara.

Meski dari satu negara yang sama, setiap teh memiliki aroma khas yang tak bisa dibandingkan dengan daerah yang lain. "Umumnya, teh Indonesia beraroma bunga, tapi rasanya seperti buah," ungkap Bambang Laresolo, salah satu moderator dan penggagas komunitas pecinta teh yang berdiri sejak 2007 silam.

Komunitas pecinta teh bermula dari gagasan Bambang dan beberapa kawan yang sejak lama tergabung di komunitas kuliner Jalan Sutera. Hampir tak terhitung berapa jenis teh yang pernah dicicipi. Dalam sehari, Bambang bisa menyeruput lima hingga enam jenis teh yang berbeda. Minuman itu kebanyakan didapat dari kiriman para pecinta teh yang gemar membaca tulisannya pada blog Kedai Teh Laresolo.

Dari ratusan jenis yang pernah dicicipi, ada sejumlah teh yang menjadi favorit Bambang. Seperti teh hijau Long Jing dari daerah Hangzhou, China. Darjeeling dari India. Bahkan, teh lokal seperti white tea Dewata dari Bandung, teh hitam dari Wonosobo dan teh Oolong dari Bengkulu pun tak kalah mantapnya dari teh impor. Diantara semua jenis, Bambang terpikat oleh teh hijau Gyokuro asal Jepang hingga kini.

Bambang juga mengoleksi berbagai macam teh berikut peralatannya, dengan harga mulai dari puluhan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Harga teh itu bervariasi. Jika ingin teh hitam berkualitas baik, biasanya dengan Rp 10.000 sudah dapat 10 gram. Namun, soal teko dan peralatan, harganya bisa mencapai Rp 14 juta. "Tergantung kualitasnya," kata Bambang, yang kini belajar ritual minum teh Chanoyu ala Jepang.

Saking menghayatinya, Bambang sudah memiliki pengaduk teh dari bambu, chasen seharga Rp 250.000, kemudian furo yaitu kompor arang tradisional Jepang, ceret dari Jepang senilai Rp 1 juta, kimono, sepatu, dan kipas sebagai perlengkapan dalam ritual minum teh Jepang.

Sosok lain yang turut membesarkan komunitas ini adalah seorang pakar teh Ratna Somantri. Sejak kecil, perempuan berparas cantik ini sudah mengenal teh dari keluarganya. Perkenalan Ratna dengan dunia teh berlanjut saat bersekolah di Sydney dan tinggal bersama keluarga angkat yang berasal dari Inggris. "Dari situlah pemahaman saya tentang teh mulai terbuka luas," kata Ratna.

Sekembalinya di Jakarta, dia diajak teman sekolah untuk membuka Cawan Tea House. Perempuan cantik ini terus mempelajari beragam jenis teh dan cara meramunya. Dia berguru mulai dari Kuala Lumpur, Hong Kong, hingga ke negeri China.

Keterlibatan Ratna di bisnis kedai teh tak lama. Dia lebih mencintai profesinya sebagai seorang pakar teh, yang bisa berbagi ilmu dan khasiat minuman ini. Hingga akhirnya Ratna, Bambang dan beberapa rekan bertemu dan melahirkan komunitas pecinta teh. Demi teh, Ratna sempat bolak-balik beberapa negara untuk berburu aneka teh, peralatan, hingga belajar memahami ritual minum teh.

Dari beragam jenis teh yang pernah dicicipi, Ratna paling menyukai teh hijau Gyokuro asal Jepang dan teh Oolong dari China. Dia pun kerap melakukan perjalanan Indonesia-Jepang untuk mempelajari ritual upacara minum teh. "Pernah suatu kali saya menemukan satu-satunya teko teh yang menang lomba dan harganya tak sampai Rp 1 juta, jadi saya beli," Ratna mengenang.

Sebulan sekali, komunitas pecinta teh ini berkumpul, sambil membawa teh masing-masing dan menikmatinya bersama. Setiap pertemuan ada temanya sendiri. Dan jika membahas teh Korea, mereka berkumpul di restoran Korea. Nah untuk tehnya, mereka tinggal minta air panas untuk melakukan ritual minum teh.


http://lifestyle.kontan.co.id/news/menikmati-ritual-di-secangkir-teh/2012/11/10

Resiko Likuiditas

Resiko Likuiditas


Kas bukan hanya raja, tapi air bagi kehidupan perusahaan. Pepatah dari Negeri Samurai di atas mengungkap sejumlah hal penting.

Pertama, saat kas (air) menyurut, masalah (batu) mulai terlihat di perusahaan. Kesulitan kas menurunkan kredibilitas perusahaan. Padahal, pemasok, bank, dan kreditur yang lain, memberi pinjaman karena percaya perusahaan mampu membayar.

Pembeli memilih produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan karena ingin mendapat nilai jangka panjang. Apa yang terjadi jika perusahaan kehilangan semua kepercayaan itu?  Kepercayaan yang semula dinikmati begitu saja tiba-tiba menjadi langka dan menimbulkan masalah.

Kedua, bisa jadi penambahan batu menyebabkan air (kas) tampak naik. Yang terakhir bisa dianalogikan dengan keputusan perusahaan untuk menambah utang, yang bisa diibaratkan tambahan batu dalam air.

Utang menambah likuiditas, tapi perusahaan harus cermat menjaga kas untuk melunasi bunga dan pokok pinjaman. Jika tidak, dengan cepat, perusahaan terperangkap dalam kesulitan keuangan.


Krisis likuiditas

Berbagai masalah perusahaan yang tidak teratasi dapat mengakibatkan serangkaian risiko yang lain. Akibat dari risiko-risiko tersebut, sangat mungkin, berhubungan erat dengan risiko likuiditas.

Likuiditas mengacu ke kemampuan perusahaan untuk menyediakan kas untuk melunasi kewajiban di saat jatuh tempo. Risiko likuiditas adalah risiko ketidaktersediaan kas pada saat yang dibutuhkan dengan biaya yang wajar.

Sebagai contoh, perusahaan memilih berutang untuk membiayai investasinya. Jika penjualan menurun atau kegiatan operasi perusahaan terlambat, karena, misalkan, demonstrasi pekerjanya, maka perusahaan bisa terhadang sederet risiko. Rangkaian risiko itu bisa dimulai dari risiko keuangan, risiko operasional, dan berakhir dengan risiko likuiditas. Kejadian demi kejadian, yang tidak diantisipasi dengan baik, akhirnya, berubah menjadi krisis likuiditas. Perusahaan  tidak mampu melunasi kewajibannya, hingga, akhirnya, harus kehabisan kas.

Ilustrasi tersebut mengungkapkan bahwa krisis likuiditas tidak hanya menjadi tanggungjawab orang keuangan, tapi banyak pihak. Pengelolaan risiko yang buruk merupakan penyebab krisis kas tersebut.

Jadi, perusahaan perlu mengantisipasi di setiap bagian perusahaan dan tidak hanya bereaksi jika krisis likuiditas sudah terjadi!

Langkah-langkah pengelolaan risiko, seperti mengidentifikasi, mengestimasi, dan memitigasi risiko perlu dilakukan. Tujuannya adalah meminimumkan biaya atas efek buruk yang muncul akibat kekurangan kas.


Pengelolaan likuiditas

Kas berbeda dengan laba akuntansi yang dilaporkan. Meski tidak mencetak untung, perusahaan masih bisa bertahan hidup, selama mampu mengelola kasnya. Umumnya cara mengelola likuiditas dapat dilihat dari pengelolaan sisi kiri dan kanan neraca.

Untuk perusahaan sehat, sekelas Unilever Indonesia, target negatif net working capital (NWC) memang memungkinkan. Konsep NWC adalah selisih harta lancar dan utang lancar.

Negatif NWC berarti pendanaan yang diberikan pemasok melampaui nilai aset lancar perusahaan, seperti kas, piutang, dan persediaan. Perusahaan dapat menikmati pendanaan gratis dari pemasok. Reputasi perusahaan yang dibangun bertahun-tahun menyebabkan pemasok mau memberi termin pembayaran yang panjang dan berefek positif bagi kas perusahaan.

Secara umum, pengelola kas harus memiliki semangat collect fast, pay late. “Tagihlah secepat mungkin, bayarlah selambat mungkin.” Tentu, implementasinya harus dalam batas ketentuan pembayaran yang ada dan tidak merusak kredibilitas perusahaan dalam jangka panjang.

Secara operasional, perusahaan perlu terus memikirkan bagaimana piutang lebih cepat terbayar dan bagaimana pemasok mau memberi termin pelunasan yang lebih panjang.

Pada perusahaan yang sedang mengalami masa sulit kas, pendanaan menjadi lebih mahal, jika pemasok meragukan kemampuan bayarnya. Negosiasi seperti mendapatkan termin pembayaran yang sama, tetapi jumlah barang yang dikirim berkurang, bisa dilihat pemasok sebagai cara untuk mengurangi risiko kreditnya.

Konsekuensi dari negosiasi ini adalah pengiriman barang yang lebih sering. Jika masih memungkinkan, pendanaan berdasarkan jaminan harta (asset-based loans) dari bank maupun kreditur lain dapat dicoba dengan konsekuensi biaya yang lebih mahal.

Jika dari sisi kanan neraca (pendanaan) tidak memungkinkan lagi digunakan, perusahaan harus mulai memikirkan sisi kiri neraca seperti adakah investasi perusahaan yang tidak digunakan secara maksimum? Apakah perusahaan memiliki terlalu banyak harta yang berkinerja buruk?

Jika memang ada, penjualan sebagian dari bisnis merupakan alternatif mendapatkan kas. Perusahaan bisa menjadi sehat kembali dengan skala lebih kecil.


Oleh Wijantini


http://kolom.kontan.co.id/news/70/Risiko-likuiditas

Muhammadiyah Perangi Liberalisasi

Muhammadiyah Perangi Liberalisasi


Setelah meraih kemenangan dalam uji materi (judicial review) Undang-Undang (UU) Minyak dan Gas Bumi (migas), Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah seolah memiliki amunisi berlimpah. Kini, ormas Islam terbesar kedua di Indonesia itu berencana menggugat beberapa UU lain ke Mahkamah Konstitusi.

Beberapa UU yang akan digugat adalah UU No 25/2007  tentang Penanaman Modal, UU No 7/2004 tentang Sumber Daya Air, UU No 27/2003 tentang Panas Bumi (Geothermal), UU No 5/1960 tentang  Agraria, dan UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, serta UU No 9/2009 tentang Mineral dan Batubara (Minerba).

Dari sekian banyak UU yang akan digugat, PP Muhammadiyah memilih uji materi UU Minerba lebih dulu ketimbang beleid lain. Mustofa B. Nahrawardaya, Pengurus Majelis Pustaka Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, memperkirakan, gugatan ini akan masuk ke MK paling lambat awal tahun depan.

Alasan Muhammadiyah melakukan "jihad konstitusional" ini, menurut Mustofa, adalah liberalisasi yang kebablasan atas pengelolaan sumber daya alam, termasuk penguasaan pertambangan tanpa batas oleh asing, sekaligus bertentangan dengan UUD 1945. Alhasil, pemanfaatan hasil pertambangan itu jauh dari kata menyejahterakan rakyat. "Perampokan terhadap kekayaan negara ini harus dihentikan lewat uji materi ke MK," ujarnya, Senin (19/11).

Mustofa meyakinkan bahwa tidak ada kepentingan lain di balik uji materi tersebut. Muhammadiyah  ingin membuka mata masyarakat bahwa UU Minerba terlalu liberal dan banyak memberikan peluang pengelolaan bisnis pertambangan kepada asing. Lagi pula, Muktamar ke-46 Muhammadiyah pada Juli 2010, juga mengamanatkan uji materi beberapa UU yang terlalu liberal.

Syaiful Bahri, Wakil Ketua II Majelis Hukum PP Muhammadiyah, belum bersedia memaparkan pasal mana saja  di UU Minerba yang diajukan ke MK. Hanya saja, dia tegaskan akan membawa semua pasal yang memberi keleluasaan kepada asing dan tak berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Ambil contoh, ketentuan soal kontrak karya, pemberian izin, dan pemanfaatan fasilitas umum untuk tambang. Selain itu, ada beberapa pasal yang kini juga tengah diuji materi terkait kewenangan pemberian izin oleh kepala daerah. "Kami sedang merumuskannya," imbuh Syaiful.

Kurtubi, pengamat energi, mendukung langkah Muhammadiyah ini. Ia melihat memang perlu ada pembenahan dalam pengelolaan sumber daya energi di Indonesia. "Yang paling penting untuk diuji materi adalah aturan kontrak karya karena asing yang dominan," tegasnya.

Selama ini, menurut Kurtubi, ada yang salah dalam pengelolaan pertambangan nasional, yakni model pemerintah yang berbisnis alias business-to-government. Model ini hampir sama dengan implementasi UU Migas yang sebagian pasalnya dibatalkan MK dan berujung pada pembubaran BP Migas. "Peluang uji materi UU Minerba ini diterima juga sangat terbuka," ujarnya.

Sutan Bhatoegana, anggota Komisi VI DPR, mempersilakan Muhammadiyah mengajukan uji materi UU Minerba. "Itu hak Muhammadiyah. Ini zaman demokrasi," terangnya.

Tapi, politisi Partai Demokrat ini menampik anggapan UU Minerba condong pada kepentingan asing. lagi pula, banyak pihak terlibat dalam penyusunan dan pembahasan UU Minerba. "Kalau masih ada kekurangan, tugas kita semua memperbaikinya," ujarnya.

Apa pun itu, banjir uji materi UU ini ibarat alarm tentang buruknya proses legislasi.


http://nasional.kontan.co.id/news/muhammadiyah-lawan-liberalisasi/2012/11/20

5 Anak Tewas di Tong Sampah

5 Anak Tewas di Tong Sampah


Lima anak jalanan ditemukan tewas di tong sampah di kota Bijie, Provinsi Guizhou, di Cina barat daya.

Laporan media di Cina, hari Minggu (18/11), menyebutkan bahwa kelima mayat anak tersebut ditemukan oleh seorang pemulung hari Jumat sekitar pukul 10.00 pagi.

Menurut para pejabat Cina, anak-anak yang berusia 10 tahunan ini mungkin masuk ke tong sampah untuk menghindari cuaca yang dingin.

Namun mereka kemudian kehabisan oksigen.

Warga di sekitar lokasi kejadian mengatakan mereka sempat melihat anak-anak ini bermain dengan bola usang yang ditemukan di tempat sampah.

Suhu udara pada malam hari di kota Bijie, yang terletak di daerah pegunungan, mencapai 6 derajat Celcius.

Pemerintah setempat, seperti dikutip media di Beijing, mengatakan kelima anak ini telah dibawa ke kamar mayat dan penyeldikan untuk mengetahui kasus ini telah dimulai.

Polisi juga berusaha mencari tahu keluarga kelima anak tersebut.


http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2012/11/121118_anak_cina.shtml

38.500 Km Jalan di Indonesia Rusak

38.500 Km Jalan di Indonesia Rusak


Saat ini, jumlah panjang seluruh jalan nasional mencapai 38.500 km. Dari seluruh panjang tersebut, pemerintah menyatakan 10 persennya masih berada di bawah standar mantab. Artinya, jalan nasional sepanjang 3850 km masih dalam keadaan rusak.

Menurut Direktur Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum, Djoko Murjanto, 90% jalan nasional sudah ditangani dengan pemelihaan rutin. Sedangkan 10% jalan lainnya dalam kondisi rusak ringan dan berat. Pemeliharaan rutin lebih murah dibanding dengan pemeliharaan jalan yang masih rusak baik ringan maupun berat.

"Biaya pemeliharaan rutin 30-50 juta per kilometer," kata Djoko, pada Republika, Ahad (18/11).

Djoko menambahkan, kondisi saat ini, jalan yang rusak kebanyakan ada di. Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, dan Sulawesi Tengggara. Pasalnya wilayah tersebut sudah mulai terlihat padat kegiatan ekonominya. Juga ada beberapa kerusakan di jalan nasional jalur pantai utara Jawa.

Menurut Djoko, di wilayah pantura memang beberapa ruas jalan sering rusak karena kondisi tanah yang tidak stabil. Selain itu, beban jalan yang ditanggung pantura menyebabkan umur jalan tidak sesuai dengan desain jalan sebenarnya. Sebab, banyak kendaraan yang melintas melebihi sumbu yang seharusnya diperbolehkan. Umur riil dibanding dengan umur desain hanya 1 banding 10.

Upaya perbaikan maupun pembangunan jalan dengan beton atau rigid memang sudah dilakukan. Namun, kata Djoko, tidak semua tanah di Indonesia cocok untuk dibangun dengan desain beton untuk jalannya. "Prioritas jalan baru memang penggunaan beton, tapi tidak semua jalan bisa diberlakukan," tambah Djoko.

Kementerian Pekerjaan Umum, memang sudah menerapkan sistem pemeliharaan rutin dan berkala untuk seluruh jalan dan jembatan nasional di Indonesia. Melalui Bina Marga, PU juga membuat jalan dan jembatan baru.

Tahun 2013 nanti, Bina Marga sudah memiliki anggaran Rp. 40 triliun untuk mengurusi jalan dan jembatan di seluruh Indonesia. Jumlah itu mencakup 50% seluruh anggaran yang diperoleh Kementerian PU.


http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/11/18/mdotde-38500-km-jalan-di-indonesia-rusak

Waspada Antibiotik

Waspada Antibiotik


Banyak orangtua, demi menjaga kesehatan anaknya, memberikan antibiotik untuk dikonsumsi si buah hati. Misalnya untuk menjaga tubuh anak dari ancaman flu dan batuk.

Antibiotik memang berfungsi menekan perkembangan bakteri jahat dalam tubuh. Namun, tahukah anda terlalu sering mengonsumsi antibiotik justru menyebabkan efek negatif bagi tubuh.

Ahli dari Health Protection Agency, Dame Sally Davies, menyarankan seseorang sebaiknya berhenti menggunakan antibiotik untuk mengatasi penyakit karena infeksi ringan. Misalnya untuk menyembuhkan batuk, sakit tenggorokan, sinusitis, hingga sakit telinga.

"Pasien harus berhenti menggunakan antibiotik untuk penyakit-penyakit tersebut," kata Davies, dikutip dari the Guardian, Sabtu (17/11). Kebanyakan orang justru bisa sembuh dari penyakit-penyaki ringan tersebut tanpa perlu mengonsumsi antibiotik.

Ahli mikrobiologi dari Health Protection Agency, Cliodna McNulty, juga menyarankan mengurangi penggunaan antibiotik. Sebab, pasien justru lebih banyak meninggal akibat prosedur medis yang rutin.


http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/12/11/17/mdlvey-hatihati-dengan-antibiotik

Izin Merokok Untuk Perokok

Izin Merokok Untuk Perokok


Profesor Simon Chapman dari University of Sydney di Australia, memberi usulan radikal berupa "lisensi untuk perokok".

Usulan ini disambut hangat oleh sejumlah organisasi dan kelompok yang berusaha untuk mengurangi dampak negatif dari tembakau.

Para perokok diwajibkan untuk mendaftar dan membayar lisensi dalam bentuk kartu, yang harus ditunjukkan saat mereka hendak membeli rokok. Menurut Chapman, ini akan membuat para remaja enggan untuk meneruskan kebiasaan buruk merokok.

Aktivis antirokok berargumentasi mengenai penjualan rokok yang saat ini menjadi subjek percobaan perbandingan dengan produk lain yang turut mengancam kesehatan publik dan pribadi. "Penggunaan jangka panjang dari tembakau menyebabkan kematian sekitar setengah penggunanya, satu miliar orang pada abad ini diperkirakan meninggal akibat penyakit yang dipicu oleh tembakau," kata Chapman seperti dilansir DailyMail.

Kartu pintar yang kontroversial ini akan membantu pemerintah untuk membatasi berapa banyak rokok yang bisa dibeli oleh para perokok. Chapman mengatakan lisensi rokok ini harus diperbaharui setiap tahunnya dan terus menetapkan batas harian untuk jumlah rokok yang dihisap.

Untuk memperbaharui kartu lisensi ini, para perokok terlebih dulu akan diuji mengenai pengetahuan tetang risiko merokok pada kesehatan.

Chapman menambahkan bahwa data yang dikumpulkan dari aplikasi kartu pintar ini dapat digunakan untuk merumuskan strategi pencegahan merokok yang lebih baik.


http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/12/11/18/mdnzcc-perlukah-perokok-diberi-surat-izin-merokok

Istiqomah Berdakwah

Istiqomah Berdakwah


Kami mengenalnya sebagai seorang juru dakwah. Sering dia diminta untuk memberi wejangan agama.

Namun, beberapa tahun terakhir ia meninggalkan gelanggang dakwah dan bergabung dengan partai politik lalu masuk di parlemen.

Kesehariannya kini lebih sering menenteng gadget, seperti iPad dan HP di tas mininya. Mungkin sebagai pengganti tasbih yang dulu biasa diputar sambil berzikir.

Biasanya, sebelum azan, wajahnya selalu tampak basah oleh air wudhu dan sudah bersiap di belakang mihrab. Kini, walau azan sudah berkumandang, beliau terlihat masih sibuk menyalami relasi dan kolega politik. Majelis-majelis ilmu dan mimbar-mimbar dakwah yang dulu membesarkan namanya, kini terlihat hanya seperti hiasan.

Kita pasti mengelus dada. Sangat disayangkan jika akhirnya beliau benar-benar meninggalkan harakah dakwah. Semoga saja, sahabat kita ini kembali berjuang menegakkan kebenaran dan Islam.

Tulisan ini tentu bukan ajakan untuk meninggalkan gedung parlemen atau melepas kursi kementerian. Tidak sama sekali. Ini hanya sekadar seruan moral untuk istiqamah dalam dakwah.

Masih terekam dalam ingatan kami, ketika beliau berpamitan. “Semoga posisi ini memudahkan langkah dakwah kita, narju bidu'aikum (mohon doa) ya ustaz,” ucapnya.

Sejujurnya ingatan ini hanya menambah gerusan hati saja karena kenyataan justru lebih tampak bukan sebagai batu loncatan dakwah yang memudahkan tapi menjatuhkan.

Peran juru dakwah yang “berubah” ini pastinya bukan hanya pada diri beliau, tapi telah membiak di negeri ini. Dulu kita mengenalnya sebagai ustaz, guru agama, penceramah, dai, punya pondok pesantren, dan sebagainya. Akan tapi, setelah masuk wilayah kekuasaan, peran itu berubah.

Kita sudah sering mendengar banyaknya pejabat yang masuk 'hotel prodeo'. Tak hanya politisi, tapi juga sosok yang selama ini dikenal alim. Sering juga kita dengar, ada banyak sekali pesantren tutup, karena para santrinya tidak lagi terurus. Karena pengasuhnya jarang pulang dan tak sempat mengajar. Majelis-majelis taklim berhenti, karena ustaz atau ustazahnya sedang ke luar kota.

Atas keadaan inilah, rasanya penting melihat lagi risalah istiqamah dalam dakwah. Tidak mengapa berganti “baju”. Dengan lebih “bergaya”, seharusnya daya jelajah dakwah lebih kuat dan menghunjam.

Rasanya menjadi luar biasa jika manusia-manusia Muslim parlemen atau para petinggi kekuasaan, sesaat sebelum terdengar suara azan, pimpinan sidang meminta penghentian sidang untuk bersama melaksanakan shalat berjamaah. Indahnya pemandangan itu.

Jika sudah demikian, benarlah keadaan mereka. Silakan rebut dunia, raih kedudukan, tapi jangan tinggalkan umat dan akhirat. Jadikan kursi dan meja sidang sebagai mushala. Jadikan persidangan dan lobi-lobi sebagai mimbar dakwah.

Saudaraku, tetaplah bersahaja, apa adanya. Amalan kebaikan yang sebelumnya hidup, hidupkan kembali. Sungguh, buah istiqamah itu akan menanti kita. Orang yang istiqamah dalam dakwah sebenarnya sedang meniti jalan surga.

Mereka akan selalu dikawal dan dihibur para malaikat. Dan Allah beserta para makhluk-Nya, akan turut membantu setiap urusan mereka, baik dunia maupun akhirat. (QS Fushilat [41]: 30). Wallahu a'lam.


http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/12/11/15/mdj9sc-istiqamah-berdakwah

Jejaring Sosial Produk Indonesia Rambah 190 Negara

Jejaring Sosial Produk Indonesia Rambah 190 Negara


Dapat dibilang bahwa mindtalk.com sebagai situs jejaring sosial baru. Dari September 2011 sampai sekarang telah memiliki 180 ribu pengguna dari 190 negara.

Awal kemunculannya, mindtalk.com hanya menggunakan versi beta, dan cuma bisa diakses menggunakan personal computer (PC). Situs yang mengandalkan teknologi cloud, dipadukan dengan pemakaian server dari provider server dalam negeri, mindtalk.com ingin melebarkan sayapnya ke versi mobile.

"Awalnya kami masih di PC, versi mobile baru hari ini diluncurkan," kata Danny Oei Wirianto, Co-founder mindtalk.com, Rabu (14/11/2012), di Jakarta.

Untuk mengakomodir dan menggaet pengguna perangkat mobile, mindtalk.com mengeluarkan berbagai platform. Mulai dari iOS, Android, BlackBerry, Nokia, Windows Phone 7 dan 8. Khusus untuk Nokia Asha, Lumia 610, Lumia 510, Polytron Android, dan beberapa manufacture tablets lokal terdapat fitur pre-install mindtalk.com. Bagi pengguna PC, situs ini tersedia pula di Google Chrome Web Store.

"Ini bukti kesiapan mindtalk.com untuk mencapai misi dengan tujuan go-global, bersaing dengan situs sosial lokal maupun internasional," tambah Robin Ma'arufi, Founder mindtalk.com.

Danny juga mengatakan bahwa tahun depan ia menargetkan satu juta pengguna mindtalk.com. Selain itu, pihaknya melirik pasar potensial seperti India, Afrika, dan Australia untuk lebih dikembangkan, dengan penetrasi art, design, ataupun aktivitas seni lainnya.

"Kami akan mengejar market yang mudah, orang tanpa sign up bisa mencoba atau membaca. Roadmap kami, mau bikin channel terpisah tahun depan," kata Danny.

Meskipun, mindtalk.com memiliki investor dari Jepang, dan didekati beberapa pihak, tetapi Danny tidak akan menjual produknya. "Meskipun ada pemegang saham dari luar, tapi tidak akan kami jual," tegasnya.


http://www.tribunnews.com/2012/11/15/jejaring-sosial-produk-indonesia-ini-rambah-190-negara

Orang Tua Tidak Ingin Anaknya Jadi Anggota DPR

Orang Tua Tidak Ingin Anaknya Jadi Anggota DPR


Maraknya berbagai kasus korupsi yang melibatkan sejumlah anggota DPR, membuat popularitas anggota parlemen di Indonesia terus menurun. Bahkan saat ini, ternyata banyak masyarakat tak menginginkan keluarganya menjadi anggota DPR.

Penelitian Lingkar Survei Indonesia (LSI) yang dilakukan pada tanggal 12-15 November 2012, dengan jumlah responden 1.200 orang yang ditentukan melalui cara multistage random sampling itu, membuktikannya.

Dipaparkan, Peneliti LSI Rully Akbar, di Kantor LSI di Jakarta, Minggu (18/11/2012), menyatakan sebanyak 56,43 persen responden tidak menginginkan anaknya menjadi anggota Dewan di Pemilu 2014. Hanya 37,62 persen orangtua yang ingin anaknya duduk di parlemen dan 5,95 persen menjawab tidak tahu.

Angka tersebut pun hampir sama ketika ditanya apakah responden ingin menjadi anggota Dewan di Pemilu 2014. Sebanyak 54,92 persen responden tidak ingin menjadi anggota Dewan. Hanya 38,37 persen yang ingin menjadi anggota Dewan dan 6,71 persen menjawab tidak tahu.

Sementara, tingkat kesalahan pada survei tersebut, kurang lebih 2,9 persen.

Angka itu, kata Rully, berbeda dengan hasil survei tahun 2008.
Saat itu, justru mayoritas responden atau 59,22 persen ingin anaknya menjadi anggota Dewan. Hanya 31,32 persen yang menjawab tidak ingin dan 9,46 peren tidak menjawab.

"Jadi, meningkat 25 persen, publik tidak ingin keturunan mereka jadi anggota DPR. Anggota Dewan tidak lagi jadi primadona orangtua," kata Rully. 


http://www.tribunnews.com/2012/11/18/banyak-orang-tua-tidak-ingin-anaknya-jadi-anggota-dpr

Muhammadiyah Mulai Berdakwah dengan Seni

Muhammadiyah Mulai Berdakwah dengan Seni


Setelah  mendengarkan teleconference dari Jakarta, para tamu yang datang dari seluruh Jawa Timur kembali menyaksikan pewayangan di DOME UMM, Minggu (18/11/2012).

Pewayangan yang disampaikan berjudul pandawa ngaji dengan dalang wakil ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, prof. Dr. Imam Rohbandi. "Pewayangan ini menceritakan tentang sejarah dibentuknya Muhammadiyah," ujar Nasrullah, Humas Unversitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Menurutnya, pewayangan ini berbeda dengan pewayangan lainnya, karena tidak mencampurkan unsur magic di dalamnya.
Dalam perayaan satu abad muhammadiyah ini, ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Thohir Luth mengatakan adanya wayang di acara peringatan satu milad muhammadiyah ini untuk membantah jika Muhammadiyah tidak bisa berdakwah dengan seni.

"Dari sini, kami ingin menunjukkan jika Muhammadiyah mulai berdakwah dengan seni," tegasnya. Menurutnya, dengan pewayangan ini kami ingin menyampaikan pesan-pesan moral keislaman.

Dalam perayaan ini, Kata Thohir Luth  sama seperti haji wada'. "Kalau sekarang kita sudah berumur lanjut, belum tentu bisa merayakan satu abad setelahnya ini," ujarnya.

Untuk itu, ia menegaskan, kesempatan yang ada ini harus digunakan untuk membangun perserikatan diantara warga Muhammadiyah.
Setelah milad ini, Muhammadiyah Jatim mempunyai agenda besar, yakni militansi kegiatan pembebasan, militansi kegiatan pemberdayaan, dan militansi kemajuan dalam rangka membangun muhammadiyah yang mandiri.

Diantara yang akan dilakukannya adalah mendorong semua sektor untuk bisa memberikan prestasi amal. "Di bidang kesehatan misalnya, kami akan meningkatkan kinerja rumah sakit Muhammadiyah," ujar guru besar fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini.

Syaifullah Yusuf, Wakil Gubernur Jatim memberikan pesan, Muhammadiyah harus selalu SRI, yakni Syukur, Rukun, dan selalu berinovasi. "Dalam berdakwah, memang selalu harus berinovasi karena masyarakat selalu berkembang," ujarnya.


http://surabaya.tribunnews.com/2012/11/18/muhammadiyah-mulai-berdakwah-dengan-seni

Sistem Rekrutmen Politik Abal-Abal

Sistem Rekrutmen Politik Abal-Abal


Sistem politik di Indonesia nampaknya masih harus memerlukan perbaikan di sejumlah lini salah satunya pola rekrutmen. Kini, semakin banyak calon yang nekat maju ke pemilihan kepala daerah atau bahkan presiden, hanya bermodalkan popularitas semata.

Kasus artis yang ingin maju menjadi pemimpin di daerah dan nasional sialnya ikut disambut sejumlah partai politik di Tanah Air. Entah tulus atau hanya ingin mendompleng popularitas sang calon, parpol seolah-olah serius menjadikan para artis yang bermodalkan popularitas untuk menjadi pemimpin daerah dan nasional.

Jelas sekali politik rekrutmen instan yang dipakai sejumlah partai politik menandakan parpol yang masih belum siap dan menyiapkan para kader berkualitas untuk memimpin di negara ini. Padahal, salah satu fungsi dari partai politik adalah menjaga kesinambungan pergantian pemimpin politik di Tanah Air.

Kalau manajemen parpol di Tanah Air benar-benar dilakukan secara profesional, seharusnya tak perlu lagi menggunakan popularitas para artis untuk mendongkel suara. Rakyat seharusnya disajikan pilihan pemimpin yang mempunyai integritas dan memang sudah matang dalam kancah politik.

Melihat pemilihan kepala daerah di Jawa Barat yang penuh dengan calon berlatarbelakang artis, menjadi partanda bahwa pola kaderisasi dan pendidikan di parpol yang tidak berjalan. Figur, popularitas masih menjadi standar seseorang untuk bisa atau tidak dicalonkan dalam pemilihan kepala daerah. Ironi memang.

Kalau sistem kaderisasi dan rekrutmen yang serba instan itu terus disuguhkan, tak heran kalau Indonesia akan sulit menjadi bangsa yang berkarakter.


http://suar.okezone.com/read/2012/11/13/59/717828/sistem-rekrutmen-politik-abal-abal

Pahlawan Pemberantas Korupsi

Pahlawan Pemberantas Korupsi


PERTEMPURAN hebat di Surabaya pada 10 November 1945 semestinya tak hanya menjadi kenangan sejarah semata. Semangat arek-arek Surabaya dengan gelora sura ing bhaya (keberanian menghadapi bahaya) dalam perjuangan revolusi mengusir penjajah hendaknya diteladani oleh bangsa Indonesia saat ini, khususnya kaum muda, dalam melawan bentuk penjajahan kontemporer.

Williah H. Frederick dalam Pandangan dan Gejolak: Masyarakat Kota dan Lahirnya Revolusi Indonesia (Surabaya 1926-1946) menggambarkan betapa perang yang “berlangsung selama tiga minggu secara mengerikan” itu membuat Surabaya “diluluhlantakkan oleh peluru meriam yang dilancarkan terus-menerus dari kapal-kapal perang yang ditempatkan di utara dan timur”.

Dan “dalam tiga hari pertama saja, lebih dari 500 bom dijatuhkan” sehingga menimbulkan “kerusakan luar biasa” berupa “lubang-lubang besar di wilayah perdagangan serta pemukiman”. Namun dengan penuh semangat, “pasukan Indonesia berusaha manahan gerak maju pasukan Sekutu ke dalam kota dengan cara membakar seluruh wilayah perkampungan” (Frederick, 1989: 355).

Para pahlawan yang berjuang dalam pertempuran tersebut rela mengorbankan nyawanya, serta tempat tinggalnya yang dirasa lebih baik dibakar daripada digunakan penjajah untuk keperluan mereka. Selain pengorbanan dan keberanian, para pahlawan juga ikhlas: tak butuh pengakuan sebagai pahlawan. Banyak dari mereka yang di batu nisan makamnya hanya tertulis: “Tak Dikenal”. Banyak dari mereka yang namanya tak dikenali, namun jasanya begitu besar. Andai semangat juang seperti itu dihayati dan ditiru dalam perang melawan korupsi, tentu koruptor akan gentar!

Sebelum peringatan Hari Pahlawan Nasional, kita juga baru memperingati Hari Sumpah Pemuda. Lalu, semangat apa yang bisa dihasilkan dari peleburan penghayatan terhadap dua momen sejarah itu untuk menyongsong peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang diperingati pada 9 Desember?

Tiga momen penting ini –Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan Nasional, Hari Antikorupsi– hendaknya bisa melahirkan sebuah gelora: semangat kepahlawanan kaum muda dalam memberantas korupsi tanpa ampun!
   
Jika Belanda dan Jepang menjajah dengan merampas sumber daya alam Indonesia dan menyiksa warga pribumi, maka para koruptor menjajah dengan merampok duit negara yang seharusnya dipakai untuk kepentingan bangsa. Korupsi memang tampaknya tak mengerikan seperti perang dengan ledakan-ledakan bom. Tetapi, perlahan, dampaknya akan membangkrutkan negara. Negara yang dikuasai dan dikendalikan oleh orang-orang yang mengalami kebangkrutan moral, cepat atau lambat, akan rusak.
   
Masalahnya, kebangkrutan moral itu tak hanya menjangkiti kaum tua, tapi merambah pula pada perilaku kaum muda. Tak ada jaminan bahwa kaum muda tak akan korupsi. Contohnya korupsi yang dilakukan Muhammad Nazaruddin, seorang anak muda yang karier politiknya sudah hancur.

Sebab korupsi tak mengenal usia, maka pemberantasannya tak mengenal usia juga. Jika mereka yang berusia tua dan muda sama-sama punya kemungkinan untuk melakukan praktik korupsi, maka pemberantasannya pun harus turut melibatkan siapa saja yang benci korupsi, tak perlu mempertimbangkan usia.
   
Namun kaum muda punya posisi yang paling menentukan. Korupsi tetap akan langgeng di negeri ini kalau generasi penerus (baca: kaum muda) tak punya kemauan dan semangat memberantas korupsi. Korupsi tetap akan terus ada ketika koruptor yang ada saat ini mati dan digantikan oleh koruptor generasi baru. Berbahaya jika mati satu koruptor, tumbuh seribu koruptor lainnya.

Sebaliknya, jika kaum muda –sebagai pengganti kaum tua yang akan masuk kubur– menganggap korupsi adalah kegemaran kotor kaum tua yang tak boleh ditiru, semangat seperti itu akan membawa dampak positif terhadap pemberantasan korupsi. Bayangkan bila suatu saat nanti, di bawah kepemimpinan kaum muda, korupsi di Negara ini menghilang tanpa harus diberantas, tetapi karena memang tak ada lagi yang mau korupsi. Indah rasanya.
   
Ini memang khayalan. Korupsi tetap akan ada selama manusia hidup. Sebab ketamakan, kejahatan atau kebusukan laku merupakan hal yang memang melekat pada (tidak semua) manusia, maka korupsi akan tetap ada. Membendungnya tentu harus dengan menumbuhkan daya proteksi diri. Selain melalui pemberantasan yang dilakukan dengan semangat luar biasa, melawan korupsi juga bisa dengan mencegah diri untuk tak terlibat dalam kejahatan luar biasa itu.
   
Membangun sistem yang kuat untuk menyumbat korupsi memang perlu. Tetapi tanpa mengubah perilaku korup para penyelenggara negara, sistem itu akan dibobol. Kalau demikian adanya, salah satu kesimpulan yang bisa didapati adalah: korupsi dijalankan oleh orang-orang berwawasan, yang berintelektual. Mereka cerdas, tetapi menderita kebangkrutan moral sehingga kecerdasannya digunakan bukan untuk kebajikan, tetapi untuk kejahatan.

Dalam hal ini, pendekatan kelembagaan dan perilaku harus sama-sama dikedepankan dalam memberantas korupsi. Jika perilaku penyelenggara negara tak korup, sementara sistem yang ada memiliki celah, maka korupsi bisa terjadi. Korupsi tidak hanya terjadi karena ada niat pelakunya, tetapi juga karena ada kesempatan.

Korupsi sama berbahayanya dengan ledakan 500 bom. Bahkan bias lebih berbahaya. Tetapi efeknya memang tak langsung: negara akan hancur perlahan-lahan. Sebagai penjajah, koruptor memang tak membawa senapan. Senjata andalan mereka adalah fulus. Senjata itu digunakan untuk melumpuhkan iman penegak hukum. Penegak hukum yang mudah tergoda rayuan koruptor akan melanggar sumpahnya. Koruptor menyuap untuk menyelamatkan diri. Mereka menyuap hakim agar bias bebas dari dakwaan.

Oleh karena itu, semangat mencegah dan memberantas korupsi ada baiknya dibangun dengan menghayati semangat juang para pahlawan pengusir penjajah. Ketika koruptor semakin bertambah jumlahnya, maka pahlawan antikorupsi harus dicetak sebanyak mungkin: bisa melalui sekolah, institusi agama, peruguran tinggi, atau keluarga.
Pahlawan antikorupsi bukan pimpinan atau anggota KPK semata. Tetapi siapa saja yang menjadikan korupsi sebagai musuh, dan punya keinginan kuat untuk mencegah dan memberantasnya, bias disebut pahlawan pemberantas korupsi. Mereka bisa jadi adalah tukang becak, tukang bangunan, murid sekolah dasar, nelayan, penyanyi dangdut, tukang pangkas rambut, dan sebagainya.
   
Pahlawan pemberantas korupsi adalah mereka yang mampu mencegah diri untuk tak korupsi. Mereka juga adalah orang-orang yang sura ing bhaya dalam memberantas korupsi. Bahaya itu misalnya adalah difitnah, dikriminalisasi, bahkan dibunuh koruptor.

Penjajahan korupsi yang semakin merajalela harus diperangi dengan mencetak pahlawan-pahlawan muda yang siap menghadapi risiko besar dari serangan koruptor!

Bisma Yadhi Putra
Anggota Bidang Kajian Politik pada Sekolah Demokrasi Aceh Utara


http://suar.okezone.com/read/2012/11/14/58/718224/pahlawan-pemberantas-korupsi

50 Juta Rupiah Untuk Jadi Astronot

50 Juta Rupiah Untuk Jadi Astronot


Ke Las Vegas, tidak selalu tentang judi atau pesta. Wisata uji nyali pun tersedia di kota judi terbesar dunia ini.

Anda yang semasa kecil bermimpi ingin menjadi astronot, maka tepat sekali bila datang ke Las Vegas dan mengunjungi ZeroG Wightless Experience. Dengan biaya yang cukup mahal yaitu Rp50 juta, Anda bisa merasakan pengalaman menjadi seorang astronot.

Dalam wahana tersebut, Anda akan masuk dalam pesawat Boeing 727. Kemudian pesawat ini akan berubah mode menjadi pesawat anti gravitasi, sehingga Anda akan melayang-layang di dalam pesawat, persis seperti astronot di pesawat ruang angkasa.


http://travel.okezone.com/stories/2012/11/14/544/718279/wujudkan-mimpi-jadi-astronot-tarifnya-rp50-juta

Pelaporan Pajak Melalui e-Filing

Pelaporan Pajak Melalui e-Filing


Dalam tahap ketiga Siklus Hak dan Kewajiban Wajib Pajak (WP) tentang Pelaporan Pajak, telah disinggung sekilas tentang adanya fasilitas penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) WP Orang Pribadi secara online melalui aplikasi e-Filing. Lalu bagaimana detil prosedurnya di lapangan?

Secara umum, e-Filing melalui situs Direktorat Jenderal Pajak (DJP), yang beralamatkan di www.pajak.go.id, adalah sistem pelaporan SPT menggunakan sarana internet tanpa melalui pihak lain dan tanpa biaya apapun, yang dibuat oleh DJP untuk memberikan kemudahan bagi WP dalam pembuatan dan penyerahan laporan SPT kepada DJP secara lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah. Dengan e-Filing, WP tidak perlu lagi menunggu antrian panjang di lokasi Dropbox maupun Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Hal ini merupakan salah satu terobosan baru pelaporan SPT yang digulirkan DJP untuk membuat WP semakin mudah dan nyaman dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya.

Untuk saat ini, e-Filing melayani penyampaian dua jenis SPT, yaitu:
- SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi Formulir 1770S. Digunakan bagi WP Orang Pribadi yang sumber penghasilannya diperoleh dari satu atau lebih pemberi kerja dan memiliki penghasilan lainnya yang bukan dari kegiatan usaha dan/atau pekerjaan bebas. Contohnya karyawan, Pegawai Negeri Sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), serta pejabat Negara lainnya, yang memiliki penghasilan lainnya antara lain sewa rumah, honor pembicara/pengajar/pelatih dan sebagainya;
- SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi Formulir 1770SS. Digunakan bagi orang pribadi yang sumber penghasilannya dari satu pemberi kerja (sebagai karyawan) dan jumlah penghasilan brutonya tidak melebihi Rp 60.000.000 (enam puluh juta rupiah) setahun serta tidak terdapat penghasilan lainnya kecuali penghasilan dari bunga bank dan bunga koperasi.

Dengan fasilitas e-Filing, maka pelaporan SPT kini dapat dilakukan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, serta dapat dilakukan di mana saja, sepanjang Anda terhubung dengan internet, dengan mengakses situs DJP tanpa dipungut biaya.

Ada tujuh keuntungan jika Anda menggunakan fasilitas e-Filing melalui situs DJP, yakni:
- Penyampaian SPT dapat dilakukan secara cepat, aman, dan kapan saja (24x7);
- Murah, tidak dikenakan biaya pada saat pelaporan SPT;
- Penghitungan dilakukan secara tepat karena menggunakan sistem komputer;
- Kemudahan dalam mengisi SPT karena pengisian SPT dalam bentuk wizard;
- Data yang disampaikan WP selalu lengkap karena ada validasi pengisian SPT;
- Ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kertas; dan
- Dokumen pelengkap (fotokopi Formulir 1721 A1/A2 atau bukti potong PPh, SSP Lembar ke-3 PPh Pasal 29, Surat Kuasa Khusus, perhitungan PPh terutang bagi WP Kawin Pisah Harta dan/atau mempunyai NPWP sendiri, fotokopi Bukti Pembayaran Zakat) tidak perlu dikirim lagi kecuali diminta oleh KPP melalui Account Representative (AR).

Untuk dapat melakukan e-Filing, melalui tiga tahapan utama. Dua tahapan yang pertama hanya dilakukan sekali saja. Sedangkan tahapan ketiga dilakukan setiap menyampaikan SPT. Ketiga tahapan tersebut meliputi:
- Mengajukan permohonan e-FIN yang merupakan nomor identitas WP bagi pengguna e-Filing. Karena hanya sekali digunakan, Anda hanya perlu sekali saja mengajukan permohonan mendapatkan e-FIN tersebut. Pengajuan permohonan e-FIN dapat dilakukan melalui : (1) situs DJP; atau (2) KPP terdekat.
- Mendaftarkan diri sebagai WP e-Filing di situs DJP paling lama 30 hari sejak diterbitkannya e-FIN.
- Menyampaikan SPT Tahunan PPh WP Orang Pribadi secara e-Filing melalui situs DJP melalui empat langkah prosedural saja, yaitu: (1) mengisi  e-SPT pada aplikasi e-Filing di situs DJP; (2) meminta kode verifikasi untuk pengiriman e-SPT, yang akan dikirimkan melalui email atau SMS; (3) mengirim SPT secara online dengan mengisikan kode verifikasi; dan (4) notifikasi status e-SPT dan Bukti Penerimaan Elektronik akan diberikan kepada WP melalui email.

Nah, tampak begitu mudah, murah dan cepat bukan? DJP menjamin kerahasiaan data SPT yang Anda kirimkan melalui aplikasi e-Filing tersebut. Tunggu apa lagi, segera klik efiling.pajak.go.id dan dapatkan kemudahan dalam pelaporan SPT Anda. Bangga Bayar Pajak! 


http://economy.okezone.com/read/2012/11/11/426/716833/mudahnya-pelaporan-pajak-melalui-e-filing

AS akan Jadi Pengekspor Minyak Terbesar Dunia Pada 2017

AS akan Jadi Pengekspor Minyak Terbesar Dunia Pada 2017


Amerika Serikat akan menjadi pengekspor minyak dan gas bumi (migas) terbesar di dunia pada tahun 2017 mendatang. Hal tersebut dinyatakan oleh Asosiasi Energi Internasional (IEA).

"Negara kawasan Amerika Utara sedang berada di barisan terdepan dalam produksi minyak dan gas bumi. Transformasi ini sangat berpotensi besar untuk ke depannya," kata Direktur Eksekutif IEA Marian von der Hoeven, seperti dilansir The Daily Ticker, Selasa (13/11/2012).

Sejak pemerintahan George W. Bush, AS menjalankan kebijakan luar negerinya untuk meningkatkan produksi migas dalam negeri. AS mulai mencoba untuk tidak tergantung dari impor migas bumi dari negara-negara di Timur Tengah, terutama Arab Saudi. Kemudian, kebijakan ini dilanjutkan pemerintahan Barack Obama.

Sejak tahun 2008, produksi migas AS meningkat drastis. Angka impor minyak bumi Negeri Paman Sam ini juga mulai berada di level terendah. Artinya, saat ini, AS sudah selangkah lebih maju untuk menjadi negara produksi migas terbesar di dunia.

IEA menambahkan, AS bisa menjadi negara yang mandiri alias dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri sendiri pada 2035 mendatang. Selain itu, AS juga akan menjadi negara pengeskpor gas terbesar pada 2020 mendatang.

Menurut data Gedung Putih, produksi migas AS telah melonjak 15% dalam empat tahun terakhir. Namun, dengan meningkatnya pasokan ini, harga gas menurun.

Adapun untuk minyak, impor minyak mentah AS telah menurun menjadi 1,5 juta barel per hari. Sedangkan, produksi minyak AS telah meningkat lebih dari 720.000 barel per hari sejak tahun 2008.

Gedung Putih juga mengungkap, AS memiliki persediaan pasokan gas hingga 100 tahun mendatang. Dengan melimpahnya sumber bahan bakar ini, AS berpeluang menjadi negara pengekspor migas terbesar di dunia.

"Implikasi dari kebijakan luar negeri (AS) jauh lebih besar dari kebijakan ekonomi lainnya," kata seorang para ekonomi AS, Aaron Task.

Presiden Obama mengatakan, produksi gas alam besar-besar berdampak positif pada bertambahnya 600.000 pekerjaan pada akhir dekade ini.


http://news.liputan6.com/read/453275/as-akan-jadi-pengekspor-minyak-terbesar-dunia-pada-2017

Film Gay Yang Bisa Menyentuh Hati Anda

Film Gay Yang Bisa Menyentuh Hati Anda


Kaum gay pada umumnya juga memiliki kisah cinta dan perjuangan hidup seperti layaknya kaum heteroseksual. Dan berikut, kita akan menyajikan 4 Film bertema gay produksi Hollywood yang mungkin bisa menyentuh hati Anda.

1. Milk (Sean Penn, 2008)
Milk adalah film biografi mengenai sepak terjang Harvey Milk, seorang aktivis dan politisi gay pertama yang terpilih menjadi anggota San Francisco Board of Supervisors. Diperankan oleh Sean Penn, film ini akan membawa kita pada perjuangannya dalam membela hak-hak kaum minoritas yang pada masa itu sedang berada dalam kondisi terburuknya.

Film berdurasi 128 Menit ini sangat penuh dengan inspirasi akan pentingnya kesamaan hak bagi setiap warga negara. Selain bertabur oscar, Film ini juga banyak diputar oleh para aktivis gay sebagai cara untuk menghormati Harvey Milk yang tewas dibunuh pada 27 November 1978 silam.

2. A Single Man (Collin Farrel, 2009)
Ditinggal kekasih yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas, George Falconer --diperankan oleh Collin Farrel-- akan menceritakan tentang betapa depresinya ia dalam berusaha melanjutkan hidup. Buah karya Tom Ford ini cenderung menampilkan alur cerita yang sendu dan sepi dengan balutan soundtrack yang mengiris hati.

Walau bertema Gay, film ini memberikan perspektif yang berbeda tentang rasa kesetiaan dalam sikap introvertnya terhadap dunia.

3. Brokeback Mountain (Heath Ledger, 2005)
Dibintangi oleh mendiang Heath Ledger dan Jake Gyllenhaal, film ini bercerita tentang cinta sesama jenis yang terjadi pada dua koboy normal saat menggembala domba di pegunungan Brokeback. Kejadian "indah" yang terjadi disana dalam ternyata membawa rasa rindu yang sulit terlupakan saat mereka berdua harus kembali ke kehidupannya masing-masing.

Film karya sutradara Ang Lee ini berhasil memukau penonton lewat kisah cinta yang kompleks dengan pegunungan Brokeback yang indah sebagai latarnya.

4. Misterious Skin (Joseph Gordon Levitt, 2004)
Berbeda dengan 3 Film diatas, Misterious Skin justru datang dengan membawa sisi gelap dari tema gay kebanyakan. dibintangi oleh Joseph Gordon Levitt, film ini akan lebih berfokus kepada sisi psikologi Neil McCormick dan Brian Lackey yang mendapat pelecehan seksual dari pelatih baseballnya saat masih berumur 8 tahun.

Dengan akting para pemainnya yang menawan, FIlm ini berhasil menampilkan kelamnya kehidupan Neil McCormick dan Brian Lackey yang terjebak dalam dunia gay.


http://showbiz.liputan6.com/read/453232/4-film-gay-yang-akan-menyentuh-hati-anda

Flu Saat Hamil Anak Bisa Lahir Autis

Flu Saat Hamil Anak Bisa Lahir Autis


Penyebab autisme hingga kini belum bisa dipastikan. Namun sebuah survei mengungkapkan ibu yang flu saat hamil, dua kali lebih mungkin memiliki anak autisme.

Demikian hasil survei baru dari sebuah studi Denmark seperti dikutip ABCNews, Selasa (13/11).

Penelitian memang tidak menunjukkan bahwa demam tinggi atau flu menjadi penyebab autisme. Tapi banyak ahli yang mengatakan korelasi ini bisa memperkuat rekomendasi agar semua wanita hamil divaksinasi flu.

Studi ini dilakukan para peneliti di Denmark dan .S. Centers for Disease Control and Prevention. Mereka melihat hampir 97.000 anak-anak usia 8 sampai 14 tahun yang lahir di Denmark antara 1997 dan 2003. Hasilnya, hanya 1 persen yang didiagnosa dengan gangguan spektrum autisme.

Para peneliti mewawancarai ibu selama kehamilan dan setelah melahirkan mengenai infeksi dan demam tinggi yang mereka alami saat hamil, serta apakah mereka telah menggunakan antibiotik.

Wawancara dengan ibu hamil itu meliputi lebih dari 200 pertanyaan untuk mencari informasi tentang berbagai jenis infeksi selama kehamilan.

Meskipun penelitian ini tidak dirancang tentang kasus flu, ibu yang melaporkan mengalami flu selama kehamilan mereka, dua kali lebih mungkin memiliki anak dengan autisme. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Pediatrics.

Mereka yang demam berlangsung selama seminggu atau lebih, sebelum trimester ketiga cenderung tiga kali lebih mungkin untuk memiliki anak dengan spektrum autisme.

Meski vaksinasi flu dapat mencegah banyak kasus influenza, temuan ini tidak menunjukkan bahwa mendapat vaksinasi flu akan mencegah perkembangan autisme.

Studi ini juga menemukan sejumlah ibu yang minum satu jenis antibiotik yang disebut macrolides, lebih dikenal dengan nama-nama seperti azitromisin atau eritromisin, hanya sedikit peningkatan risiko.

Studi pada hewan telah menunjukkan bahwa otak bayi terpengaruhi ketika respon kekebalan tubuh wanita dipicu selama kehamilan, seperti memerangi infeksi.

Temuan awal menunjukkan sistem kekebalan tubuh ibu mungkin memainkan peran dalam perkembangan bayi, meskipun tidak hampir sama kuatnya dengan asosiasi yang ditemukan dalam studi hewan.

"Ini adalah sebuah artikel menarik, karena meningkatnya bukti dasar ilmiah kasus autisme yang mungkin berhubungan dengan faktor-faktor imunologi, yang mempengaruhi perkembangan otak janin pada anak-anak yang rentan," kata Dr Susan Hyman, ketua dari American Academy of Pediatrics pada subkomite autisme. Hyman tidak terlibat dalam penelitian ini.

Para peneliti tidak menemukan hubungan antara infeksi dalam saluran, kandung kemih, dan genital kemih, dan autisme.

Sementara itu, menurut Dr Shlomo Shinnar, profesor neurologi, pediatri dan epidemiologi dan kesehatan penduduk di Albert Einstein College of Medicine di New York, korelasi yang ditemukan tidak cukup menunjukkan faktor pada kondisi apapun selama kehamilan yang berkontribusi terhadap perkembangan anak autisme.

"Ini bisa sangat merusak ketika bagian keluarga, baik yang dekat atau jauh, menyalahkan penyakit ringan yang ibu derita berpengaruh dengan kondisi anak," kata Shinnar.

Menurut peneliti, selama studi banyak penyesuaian yang dibuat dan peneliti bergantung pada respon dari wanita, daripada catatan medis. Alhasil, penelitian ini tidak bisa memberikan hubungan yang definitif antara flu atau demam tinggi dengan autisme.

"Setiap episode demam mungkin keliru untuk influenza, dan tidak semua perempuan yang terinfeksi dengan virus influenza mungkin telah menyadari hal ini," tulis para peneliti.

"Hubungan antara antibiotik dan autisme adalah penemuan baru yang memerlukan konfirmasi".

Menurut Hyman, tidak semua demam tinggi memerlukan antibiotik. Dokter yang merawat ibu hamil juga harus bisa memberikan antibiotik dengan bijakasana jika mencurigai terkena penyakit dari bakteri.

"Antibiotik tidak diperlukan untuk demam pada umumnya dan virus yang tidak rumit," ujarnya.

Meskipun selama kehamilan banyak obat yang dibatasi, ibu hamil dengan demam tinggi atau flu harus berkonsultasi dengan dokter mereka tentang pengobatan yang tepat.

"Wanita hamil yang terkena penyakit virus ringan bisa dengan perawatan konvensional, "kata Hyman."

"Dosis tinggi dari beberapa suplemen dan produk tidak diatur mungkin memiliki efek lain pada janin. "

Dr Colleen Boyle, Direktur National Center on Birth Defects and Developmental Disabilities mengatakan, secara umum, wanita dapat membangun kekebalan mereka dengan hanya mendapatkan vaksinasi flu. Suntikan tidak hanya melindungi ibu terhadap strain tertentu dari flu, tetapi juga melindungi bayi sampai enam bulan setelah lahir.

"Ini adalah musim vaksin flu sehingga ibu hamil harus mendapatkan vaksin flu segera," kata Boyle.


http://health.liputan6.com/read/453140/ibu-hamil-flu-bisa-lahirkan-anak-autisme