Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik. Tampilkan semua postingan

Surat Cinta Mick Jagger Terjual Mahal

Surat Cinta Mick Jagger Terjual Mahal


Sebuah koleksi surat cinta yang ditulis oleh penyanyi kelompok Rolling Stones, Mick Jagger, untuk penyanyi Amerika Marsha Hunt, yang diyakini merupakan inspirasi untuk lagu hit “Brown Sugar,” terjual di rumah lelang Sotheby's pada Rabu (12/12) seharga US$301,000.

Kesepuluh surat tersebut, bertanggal musim panas 1969, menurut Hunt memiliki nilai dalam sejarah budaya Inggris.

"Tahun 1969 merupakan era revolusioner yang penting, sangat dipengaruhi oleh artis-artis seperti The Beatles, The Rolling Stones, James Brown dan Bob Dylan,” ujar Hunt setelah penjualan tersebut.

“Pemikiran mereka seharusnya tidak dimiliki hanya oleh keluarga, namun juga publik secara luas, untuk memperlihatkan siapa pribadi seniman-seniman berpengaruh tersebut, bukan gambaran komersial mereka.”

Hunt, yang memiliki anak bernama Karis dari Jagger, mengatakan pada surat kabar Guardian bahwa ia menjual surat-surat, yang ditulis antara Juli sampai Agustus 1969, itu karena ia tidak memiliki uang untuk membayar tagihan.

“Saya bangkrut,” ujar Hunt yang tinggal di Perancis.

Jagger mengirim surat pada Hunt saat syuting film Tony Richardson berjudul "Ned Kelly" di Australia.

Surat-surat tersebut memperlihatkan sisi sensitif penyanyi tersebut di saat muda, yang menulis tentang puisi-puisi Emily Dickinson, pertemuan dengan Christopher Isherwood and proyek multimedia yang tidak terealisasikan.

Hubungan Jagger dengan Hunt, yang adalah seorang Amerika keturunan Afrika, disembunyikan sampai 1972.

Hunt dikabarkan menjadi inspirasi lagu Brown Sugar, yang ditulis Jagger saat di Australia.

Bintang rock tersebut juga menulis tentang hubungannya yang buruk dengan penyanyi Marianne Faithfull, yang ia pacari juga saat itu, dan kematian gitaris Rolling Stones Brian Jones.

Ketertarikan terhadap band tersebut meningkat tahun ini, karena Jagger dan ketiga kawannya masih bertahan dan merayakan ulang tahun band mereka yang ke-50 dengan serangkaian konser, buku foto dan album hit terbaik. 


http://www.voaindonesia.com/content/surat-cinta-mick-jagger-terjual-300-ribu-dollar/1564014.html

Gambangnam Style Ala Desa Wisata Kalipancur Semarang

"Gambangnam Style" Ala Desa Wisata Kalipancur Semarang


Akhir 2012 akan ditutup dengan meriah di berbagai sudut Kota Semarang, tak terkecuali Desa Wisata Lembah Kalipancur. Destinasi wisata yang berada di Jalan Kalipancur Manyaran ini akan menggelar Pesta Rakyat 2012, pada 29-31 Desember.

Koordinator acara Donny Sugeng Riyadi mengatakan, perayaan tahun baru selama ini hanya tersentral di Simpanglima. Karena itu, Desa Wisata Lembah Kalipancur ingin menyuguhkan semarak pergantian tahun yang berbeda dari tempat lain.

''Jika merasa bosan dan jenuh dengan aktivitas pergantian tahun yang itu-itu saja, Pesta Rakyat di Desa Wisata Lembah Kalipancur bisa menjadi pilihan. Segudang acara akan tersaji di sini, mulai dari hiburan musik, jalan sehat menyusuri pegunungan, lomba foto, lomba egrang hingga menangkap bebek,'' katanya saat konferensi pers, di Sate House dan Seafood Sriwijaya.

Ada yang menarik dari serangkaian acara tersebut, yakni lomba gambangnam style dan lomba topeng monyet. Jika orang-orang demam goyang gangnam style asal Korea, lomba gambangnam style kali ini jauh berbeda. Diakuinya, gambangnam style memang mengambil nama tarian yang dipopulerkan rapper PSY hanya saja yang dilombakan justru iringan musiknya berupa gamelan.

''Iringan gamelan ini nanti memainkan musik gangnam style, para pengunjung pun kami beri kuda lumping sehingga bisa menikmati sajian musik tersebut. Kami ingin mengangkat nilai-nilai kearifan lokal dalam sebuah pertunjukkan modern,'' imbuh Doddy.

Adapun seluruh kegiatan ini mengedepankan nuansa lokal sehingga bisa melekat dengan hati masyarakat. Tak lupa, pesta kembang api bakal menjadi penghujung pergantian 2012 ke 2013.

Pemilik Desa Wisata Kalipancur, drh E Nugroho menambahkan, selain destinasi wisata dia berharap tempat tersebut bisa menjadi sarana edukasi.

Desa wisata yang memiliki luasan 8-10 hektar ini juga dilengkapi peternakan bebek, rusa hingga domba garut. Peternakan tersebut didirikan itu agar bisa dimanfaatkan oleh mahasiswa peternakan maupun siswa SMK Pertanian.


http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_smg/2012/12/09/137796/Gambangnam-Style-Ala-Desa-Wisata-Kalipancur-Akan-Meriahkan-Tahun-Baru

Jakarta Jadi Surga Musik

Jakarta Jadi Surga Musik


JAKARTA jelas sudah menjelma menjadi surga musik. Tahun 2012 ini saja, Ibu Kota dibanjiri puluhan konser musik penyanyi mancanegara maupun dalam negeri, mulai dari perorangan, grup band, artis K-Pop, boys band, sampai girl band.

Dua tahun belakangan, Jakarta menjelma menjadi surga bagi para pencinta musik Tanah Air. Setiap bulan selalu ada konser musik penyanyi perorangan maupun grup band dari dalam dan luar negeri.

Sebagai Ibu Kota negara, Jakarta memang menjadi salah satu sasaran  konser musik. Itu berarti, datang ke Jakarta tidak bisa lepas dari menikmati berbagai pertunjukan musik. Bukan hanya konser artis Barat, tetapi juga dari, Asia termasuk kedatangan penyanyi, boys band, girl band dari Korea.

Belum lagi musik hidup yang digelar kafe-kafe bergengsi. Di antaranya adalah RW Lounge di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, yang rajin menampilkan musisi-musisi jazz terkemuka dari dalam negeri.

Menikmati suasana malam hari, bersantap, menyeruput kopi, berkencan, ataupun hang out bersama teman sembari menikmati musik sudah menjadi gaya hidup sehari-hari warga Jakarta. Setelah seharian lelah bekerja, maka malam hari, terutama di akhir pekan, menjadi sangat istimewa untuk sekadar bersantai dan memanjakan telinga dengan live music.

Di luar musik hidup yang ditampilkan di kafe, Jakarta juga dibanjiri konser musik. Di awal tahun saja, sudah kedatangan grup band asal Amerika Foster the People yang beken dengan single Pumped Up Kicks, Simple Plan, grup band asal Quebec, Katy Perry, Rod Steward, Spultura, dan The Black Dahlia Murder.

Di bulan-bulan berikutnya, berderet penyanyi terkenal juga melakukan konser, antara lain Chicago, Olivia Newton John, Michael Learn to Rock, Creed, David Foster & Friend, Lar’c-en-Ciel, Avenged Sevenfold, The Cardigans, Jennifer Lopez, Shahruk Khan, dan masih banyak lagi konser yang akan dilakukan di sisa tahun 2012, di antaranya Gun n Roses dan Sting. Dari Korea, hadir Bing Bang, Wonder Girl, SNSD, Super Junior, SM Town, Kim Jae Jong, Sung Ha Jung, Lee Seung Gi, dan lain-lain.

Belum habis 2012, saat ini sudah muncul beberapa jadwal konser musik, termasuk prediksi siapa saja penyanyi mancanegara yang sudah digadang promotor musik Indonesia. Di antaranya yang akan manggung adalah grup band indie asal Amerika, Yeah Yeah Yeahs, grup musik asal Inggris Block Party, band rock alternatif asal Inggris The Syones Roses, dan masih banyak lagi.

Konser-konser itu belum termasuk event tahunan, seperti Jakarta Jazz Festival yang tidak hanya dikonsumsi penduduk Jakarta, tetapi juga wisatawan domestik dan mancanegara. Tahun 2012, penyanyi internasional yang hadir dalam event ini, antara lain David Foster, Stevie Wonder, All Jarreau, Pat Matheny, dan lain-lain.

Ibu Kota juga punya event Jakarta Blues Festival yang juga menampilkan musisi blues dari dalam dan luar negeri. Dari dalam negeri ada Naif, Gugun Blues Shelter, The Sigit, Kotak, Ina Blues All Star, The Brandals, Jhon Paul Ivan dan Krisna, Lala Karmela, Aryo Wahab, The White Flowers, Balawan and Friends, dan lain-lain. Dari luar negeri antara lain Jan Akkerman, gitaris asal Belanda, Davy Knowles, Guy Davis, Bill Sims JR, dan The Bleu Rascals.

Belum lagi berbagai pertunjukan musik dari penyanyi dan grup band dalam negeri, antara lain di acara rutin seperti Pekan Raya Jakarta sampai konser bersama dan tunggal. Tahun ini, Noah yang dimotori sang vokalis, Ariel, menjadi grup musik yang paling sering dibicarakan dan ditunggu-tunggu.

Hang Out Musik

Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, sampai sekarang masih menjadi tempat hang out yang terkenal di Jakarta. Deretan kafe, lounge, restoran, dan bar dengan sajian musik hidup dapat dengan mudah ditemui. Red White Jazz Lounge (RW Lounge) hanya salah satu kafe bernuansa jazzy yang kini tengah digemari.

Kafe Umbra di Kemang yang menampilkan nuansa Eropa tahun 1920-an juga menjadi salah satu tempat sasaran hang out. Kafe ini setiap hari menampilkan live music dengan jenis musik berbeda. Bahkan, pengelolanya mulai bereksperimen dengan menampilkan grup-grup band indie.

Ada juga Eastern Promise, restoran Jerman di Kemang yang menjadi tempat hang out favorit kalangan atas. Kafe dan restoran ini menyediakan bir Jerman yang terkenal, aneka makanan, dan juga musik hidup setiap Jumat dan Sabtu.

Selain Kemang, Jakarta masih punya segudang lokasi hang out yang menyajikan musik hidup. Sebut saja Hard Rock Café yang sudah jelas mengusung tema musik sampai pub dan bar yang ada di hotel-hotel bintang lima.

Jakarta memang sudah menjelma menjadi surga bagi para pencinta musik. Konser penyanyi dalam dan luar negeri, ditambah ratusan tempat hang out melengkapi kekayaan Jakarta yang mengusung tema Enjoy Jakarta.


http://travel.okezone.com/read/2012/12/07/558/728911/jakarta-surga-musik

Musik Freestyle Rap Buat Otak Kreatif

Musik Freestyle Rap Buat Otak Kreatif


Musik rap gaya bebas (feestyle rap) dapat meningkatkan kinerja bagian otak yang memroses kreativitas. Di lain sisi, musik rap juga menurunkan kerja daerah otak yang melakukan proses pengaturan dan pengawasan. Demikian menurut studi National Institute on Deafness and Other Communication Disorders di National Institutes of Health.

Keunikan musik rap dalam memperngaruhi kreativitas ini kemungkinan dipicu oleh sifat dari rap yang sering berimproviasi, spontan, lirik komunikatif, dan sebagainya Peneliti memeriksa 12 otak rapper  menggunakan alat fMRI. Mereka diminta untuk berimprovisasi membuat lirik saat menyanyi dan menyanyi dengan lirik yang sudah dilatih sebelumya.

Hasilnya, ketika rapper melakukan rap gaya bebas, ada penigkatan aktivitas otak di daerah yang bertanggung jawab pada kemunculan motivasi, bahasa, tindakan, emosi, dan ketrampilan motorik. Tapi, ada penurunan aktivitas di daerah otak yang mengatur pengawasan  dan pemantauan.

Seperti dikutip Huffington Post, improviasasi dalam memadukan musik dengan lirik yang dibuat secara spontan ini memicu otak untuk makin kreatif. Aktivitas sangat tinggi muncul di korteks frontal. Peneliti mengatakan, ada sisi otak yang menjadi sangat aktif dan pasif saat nge-rap gaya bebas dilakukan.

“Tampaknya memiliki konsekuensi fungsional luas, yang mempengaruhi motivasi, emosi, bahasa serta kontrol motor, dan mungkin generalisasi ke bentuk lain dari perilaku kreatif spontan,” kata peneliti yang studinya dimuat dalam publikasi Nature.


http://sidomi.com/143961/musik-rap-gaya-bebas-memicu-otak-kreatif/

Nama Jalan di Las Vegas Diganti demi Guns N' Roses

Nama Jalan di Las Vegas Diganti demi Guns N' Roses


Pejabat pemerintahan di Las Vegas, Amerika Serikat, mengatakan jalan di kota tersebut akan diganti untuk sementara waktu. Perubahan nama jalan dilakukan demi menghormati Guns N' Roses yang akan tampil di sebuah hotel di Las Vegas.

Pejabat Clark County mengatakan mereka sedang berusaha mengusulkan mengubah nama jalan Paradise. Nama jalan tersebut akan diganti sementara menjadi jalan Paradise City yang merupakan nama salah satu judul lagu Guns N' Roses.

''Nama Jalan Paradise diganti menjadi Jalan Paradise City selama band tersebut manggung di Hard Rock Hotel & Casino selama delapan kali pementasan sejak 31 Oktober hingga 24 November,'' tulis laporan Las Vegas Sun.

Petugas mengatakan jalan akan kembali ke nama semula ketika konser musim Guns N' Roses selesai.


http://www.republika.co.id/berita/senggang/unik/12/10/31/mcqy2i-nama-jalan-di-las-vegas-diganti-demi-guns-n-roses

Cahaya dan Musik Lembut Bantu Kurangi Makan Berlebihan

Cahaya dan Musik Lembut Bantu Kurangi Makan Berlebihan


Makan di restoran kadang membuat nafsu makan seseorang mendadak tinggi. Menu beragam yang ditawarkan menggugah selera untuk memesan porsi lebih dari kemampuan daya tampung perut. Akhirnya, berat badan pun naik seiring dengan berbagai jenis makanan yang disantap.  Bahaya lagi kalau yang didatangi adalah restoran cepat saji. Maka, berbagai risiko kesehatan pun dapat muncul dari menu makanan yang kurang sehat.

Menurut studi dari Cornell University, ada cara untuk mengontrol agar seseorang tidak makan terlalu banyak. Caranya, suasana makan mesti dibuat dengan pencahayaan lembut dan diiringi dengan musik yang lembut pula. Paduan pencahayaan dan musik bisa berfungsi untuk mengendalikan pikiran seseorang untuk membatasi konsumsi makanan yang mungkin berefek pada berat badan.

Ketika percobaan dilakukan di sebuah restoran, peneliti mendapati para penyantap menu di restoran cepat saji berkurang asupan kalorinya hingga 175 kalori. Selain itu, dengan cahaya dan musik lembut, kebanyakan pengunjung dapat mengurangi porsi makannya hingga 18 persen.

Brian Wansink, Ph.D  mengatakan, kemungkinan pengunjung mendapatkan kenyaman dan rasa puas lebih cepat saat makan kalau situasinya dihadapkan pada cahaya dan musik lembut. Oleh karena itu, pemakaian lampu dim mungkin cukup baik dipasang di restoran untuk membantu pengunjung tidak asal makan demi kesehatan mereka.

    “Hasil ini menunjukkan pada lingkungan yang lebih santai, dapat meningkatkan kepuasan dan menurunkan konsumsi. Ini informasi penting untuk restoran cepat saji, yang sering dituduh berkontribusi terhadap obesitas,” kata Wansink, seperti dikutip Times of India.


http://sidomi.com/131993/cahaya-dan-musik-lembut-bantu-kurangi-makan-berlebihan/

Lady Gaga dan Logika Minuman Beralkohol

Lady Gaga dan Logika Minuman Beralkohol


Ada yang menangis, ada pula yang ‘tertawa girang’ tanda kemenangan, manakala hari Ahad (27/5) lalu manajemen Lady Gaga membatalkan konser di Jakarta. Pembatalan konser yang diumumkan oleh manajemen Big Daddy Entertainment itu menjadi anti-klimaks kontroversi yang sejak  awal oleh Metro TV diberi judul sebagai “Konser Lady Gaga(l)” itu.

Hampir dua pekan publik terjebak dalam kontroversi soal Lady Gaga. Sebagian pihak menganggap membahas Lady Gaga hanya membuang waktu, tidak penting. “Mengapa media seolah berpihak kepada Lady Gaga? Apa pentingnya membela Lady Gaga? Apa manfaat yang diperoleh masyarakat, jika Lady Gaga konser di Indonesia?”

Sejumlah tanda tanya itu menyeruak, manakala setiap hari ruang publik disuguhi serunya perdebatan pro-kontra terhadap Lady Gaga. Perang opini muncul setelah pihak Polda Metro Jaya menegaskan belum akan memberi rekomendasi atau izin konser penyanyi nyentrik asal Amerika Serikat itu. Sebab, penampilan Lady Gaga berpotensi memicu konflik, karena ada pihak (baca: kelompok penekan garis keras) yang berkebaratan, bahkan mengancam membubarkan konser tersebut. “Konser Lady Gaga berpotensi merusak moral bangsa,” kata seorang juru bicara kepolisian.

Sejak kapan polisi mendapat tugas tambahan sebagai penjaga moral? Apakah polisi sudah bergeser dari tugas, pokok dan fungsinya (tupoksi) sebagai pelayan, pelindung/pengayom dan penegak hukum, sesuai UU No. 2 Tahun 2002 tentang Polri?

Tanpa berpretensi membela promotor, Big Daddy sebagai institusi bisnis hiburan adalah bagian dari masyarakat yang berhak mendapat pelayanan publik berupa izin, rekomendasi atau apapun itu namanya. Big Daddy sudah barang tentu pembayar pajak yang sah, dan keberadaannya dilindungi undang-undang yang berlaku di Indonesia.

Sebagai pelayan masyarakat umum, polisi tentu juga melayani aspirasi masyarakat lain, yang kontra terhadap konser Lady Gaga. Inilah pokok soalnya. Seharusnya, menghadapi tuntutan pelayanan dua kutub atau pro dan kontra ini polisi semestinya bersikap adil, fair dan tidak berat sebelah. Harus dicari solusi yang bersifat win-win, bukan lose-win. Kepentingan Big Daddy, yang juga mewakili keinginan masyarakat penggemar Lady Gaga, harus diakomodasi, begitu juga dengan kepentingan kelompok penekan.

Barangkali, pengaturan atau syarat yang lebih ketat layak diterapkan dalam izin. Bukannya di pagi hari sudah mengatakan polisi tidak merekomendasi alias menolak memberi izin. Misalnya, konser digelar di tempat tertutup pada jam tengah malam dengan pembatasan usia penonton, dan sebagainya. Plus diberi peringatan, jika nanti Lady Gaga melakukan porno aksi, hukum akan berbicara dengan sendirinya.

Berikutnya, Polri sebagai pelindung masyarakat sejak awal bersikap tegak berdiri untuk mampu menjalankan tupoksi tersebut dengan mengeluarkan jaminan bahwa konser Lady Gaga tidak boleh lepas dari aturan hukum positif yang berlaku di NKRI, yaitu KUHP, UU Anti-Pornografi dan Pornoaksi, UU Keimigrasian, UU Ketenagakerjaan, dan hukum positif lain yang bisa diterapkan. Artinya, sepanjang sesuai aturan main siapapun yang berpotensi mengganggu konser harus berhadapan dengan hukum.

Jadi, bukan sebaliknya, sepertinya Polri hanya melihat satu sisi, yakni dari sisi potensi ancaman gangguan berupa pembubaran dari kelompok penekan yang reputasinya sudah jelas, yakni sering menabrak hukum positif tersebut. Seharusnya, sebagai aparat negara dan penegak hukum, Polri tidak boleh kehilangan muka di depan rakyatnya. Kalau sisi ancaman itu yang dikedepankan oleh Polri, lalu pertanyaannya Polri itu milik siapa?
Apakah Polri sudah dihegemoni kelompok penekan itu? Apa Polri sudah kehilangan nyali, sehingga dengan sekali ancaman atau gertakan, lalu buru-buru mengeluarkan pernyataan seolah berpotensi rusuh? Tak ayal, pihak Lady Gaga langsung membatalkan konsernya di Jakarta, dengan alasan tunggal: tidak adanya jaminan keamanan.

Sebagai penegak hukum Polri telah diberi kewenangan besar oleh rakyat untuk menegakkan hukum positif, termasuk kewenangan diskresi kepolisian yang dijamin undang-undang. Jadi, kalau ada pelanggaran hukum pada konser Lady Gaga, pasti tidak ada pihak manapun yang bisa menghalanginya. Jangan di pagi buta, ketika suatu delik belum terjadi, sudah dianggap melanggar.

Polri memang sering mengedepankan konsep preventif, pre-emptif dan represif. Tentu pendekatan tersebut harus diterapkan dengan cerdas, apalagi di era demokrasi modern ini. Adalah hak setiap individu untuk berekspresi dan memperoleh hiburan yang bersifat universal.

Memang, kebebasan berekspresi dan memperoleh hiburan itu tetap dalam koridor norma hukum dan norma sosial-keagamaan masyarakat. Tapi kalau dicermati dengan saksama, apakah Lady Gaga itu seronok atau porno? Ini adalah wilayah abu-abu yang bisa diperdebatkan alias penilaian subyektif. Tergantung sudut pandang dan perasaan individu masing-masing.

Setahu kita, Lady Gaga tidak akan tiba-tiba tampil telanjang bulat dan melakukan adegan seksual dalam konsernya. Bahwa Lady Gaga adalah tipikal penyanyi nyentrik, unik dan sensasional. Jika ada sementara pihak, khususnya Rhoma Irama, yang menyebut bahwa Lady Gaga selalu mempertontokan auratnya, maka itu akan masuk wilayah abu-abu lagi.
Ingat, Indonesia bukanlah negara yang berdasarkan hukum syariah Islam. Apalagi, konser ini digelar di depan publik yang multi-etnik dan multi-agama. Jadi, bagi yang beriman bahwa tidak boleh melihat aurat orang lain, pilihannya sederhana: jangan menonton, tutup mata.

Kalau dalih izin konser Lady Gaga ini adalah dasar agama, maka ada logika yang dirusak. Jelas, babi dan minuman keras, adalah barang haram. Faktanya, pemakan babi dan peminum alkohol tetap ada dan berkeliaran di depan publik. Lihatlah di restoran, rumah makan, kedai, hotel dan tempat hiburan yang bertebaran di masyarakat, dijual daging babi dan minuman keras aneka merek.

Khusus daging babi, bisa dijual bebas di sembarang  tempat. Sedangkan minuman keras, hampir semua daerah di Indonesia memberlakukan peraturan daerah (Perda) yang membatasi area penjualan minuman yang memabukkan. Pertanyaannya kemudian, apakah babi dan minuman keras itu merusak moral, dan dilarang di Indonesia?

Intinya regulasi, pengaturan, pembatasan, pengelolaan, penjagaan, agar kepentingan masyarakat konsumen babi dan minuman keras itu tetap bisa memperoleh, tanpa harus meracuni pihak lain beriman yang mengharamkan babi dan minuman keras tersebut. Jika ada pihak yang mengancam, apalagi merusak tempat pedagang babi dan minuman keras itu, sudah barang tentu hukum positif KUHP akan berbicara. Siapa yang harus menindak pelaku pengancaman dan atau perusakan itu, ya polisi. Karena polisi diadakan dan dibiayai oleh rakyat pembayar pajak, termasuk pedagang atau konsumen daging babi dan minuman keras tersebut.

Jadi, dengan logika daging bagi dan minuman keras itu, jika ada pihak yang hendak mendatangkan Lady Gaga sepanjang pengadaannya sah dan tidak melanggar hukum positif, Polri semestinya memberi izin. Jika perlu, tanpa diminta. Ini demi tegaknya tupoksi sebagai pelayan masyarakat, pelindung/pengayom dan penegak hukum yang profesional.

Apa lacur, rekomendasi dari Polri belum keluar, lalu ‘bumbu’ ancaman dari kelompok “hard liner” sudah bertebaran hingga sampai ke telinga Lady Gaga, maka publik pecinta seni dan masyarakat kebudayaan di Indonesia gagal memperoleh haknya. Gagalnya Lady Gaga manggung dan menyeronok, harusnya tidak cukup dilihat sebagai ‘kemenangan’ kelompok anti-Lady Gaga semata. Sebaliknya, situasi ini menyiratkan pesan akan kalahnya seni dan budaya untuk memperoleh tempatnya. Bahkan yang lebih mengerikan, kebebasan berkekspresi sebagai salah satu hak masyarakat, telah dirampas oleh satu pihak.

Ingat, sekali satu kelompok mengklaim memperoleh kemenangan, dan ada pihak yang dikalahkan, ini akan menjadi ‘luka yang membekas’ sekaligus menciptakan preseden buruk yang jika dibiarkan, berpotensi meretas nilai persatuan dan pluralisme yang pernah dinikmati sementara waktu oleh negeri ini. Preseden yang paling buruk lainnya adalah jika kelak ada produk seni atau kebudayaan lain yang oleh sebagian pihak dianggap menyimpang dan tidak sesuai, larangan dikeluarkan serta merta dan sepihak.

Ancaman itu sudah nyata di depan mata. Lady Gaga sebagai produk berkesenian global adalah bukan satu-satunya pekerja seni yang seronok, yang memiliki bejibun penggemar di Indonesia. Esok atau lusa, masih akan banyak produk budaya dunia yang terus mengglobal, termasuk ke Indonesia, seperti musik, film atau produk kreatif multi-media lainnya. Siap-siap saja jika suatu hari kelak kita tak bisa lagi menikmati film yang oleh kelompok tertentu dicap secara sepihak bisa merusak moral bangsa.

Betapa sulitnya menjadi orang Indonesia, yang sudah telanjur basah mendeklarasikan diri sebagai masyarakat serba multi ini dan ber-Bhinneka Tunggal Ika tapi telah ‘dibajak’ oleh kelompok penekan ini. Kita rindu Tanah Air, ibu pertiwi yang bernama Indonesia yang aparat negaranya berdiri di atas semua golongan, mengayomi segenap rakyat dan melindungi segenap tumpah darah Indonesia ini.

Makroen Sanjaya

http://www.metrotvnews.com/read/behindscenedetail/2012/05/29/261/Lady-Gaga-dan-Logika-Minuman-Beralkohol

Musik Mampu Tingkatkan Produktivitas Karyawan

Musik Mampu Tingkatkan Produktivitas Karyawan


SUASANA kerja yang dilatarbelakangi suara musik dinilai lebih baik daripada sauna hening. Para peneliti pun mengklaim kondisi tersebut mampu memicu kreativitas di tempat kerja.

Tingkat musik yang ideal untuk bekerja adalah 70 desibel. "Ini adalah 'prinsip Goldilocks'," kata Profesor Ravi Mehta dari University of Illinois yang mempelajari cara otak memproses informasi terhadap berbagai tingkat kebisingan latar belakang.

"Tingkat moderat kebisingan tidak hanya meningkatkan pemecahan masalah-kreatif tetapi juga mengarah pada adopsi yang lebih besar dari produk-produk inovatif dalam pengaturan tertentu," kata Profesor Mehta.

"Suara moderat akan membuat Anda berpikir 'out-of-the-box', apa yang kita sebut pemikiran abstrak atau pengolahan abstrak, ini bisa meningkatkan kreativitas."

"Tapi ketika tingkat kebisingan terlampau tinggi, ini bisa mulai mempengaruhi proses berpikir," tambahnya. Artinya bagi mereka yang ingin bekerja sendiri, misalnya, mereka akan lebih baik berada di warung kopi daripada di rumah dalam keheningan.

"Daripada mengubur diri sendiri dalam ruangan yang tenang mencoba untuk mencari solusi, lebih baik berjalan di luar zona kenyamanan seseorang dan masuk ke lingkungan yang relatif berisik seperti kafe sebenarnya dapat memicu otak untuk berpikir secara abstrak, dan dengan demikian menghasilkan ide-ide kreatif," katanya.


http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/05/24/92202/Musik-Mampu-Tingkatkan-Produktivitas-Karyawan/11

Dawai Biola dari Jaring Laba-Laba

Dawai Biola dari Jaring Laba-Laba


Shigeyoshi Osaki, ilmuwan dari Nara Medical University, Kashihara, Jepang, menyulap benang jaring laba-laba menjadi dawai biola. Hasil inovasinya dipublikasikan di jurnal Physical Review Letters yang akan segera terbit bulan ini.

Untuk membuatnya, Osaki memanen benang dari 300 ekor laba-laba spesies Nephila maculata. Ilmuwan merangkai 3000-5000 helai benang untuk membuat satu buntalan benang yang lebih besar. Tiga buntalan benang kemudian disatukan untuk membentuk dawai.

Uji kekuatan kemudian dilakukan untuk memastikan agar dawai yang dihasilkan tak putus ketika dimainkan. Hasil ujicoba membuktikan bahwa dawai dari jaring laba-laba lebih kuat dibanding dawai bahan nilon.

Studi menggunakan mikroskop elektron menunjukkan bahwa selain berbentuk silinder sempurna, susunan material dawai juga sangat sempurna sehingga tidak menyisakan rongga. Hal ini mendukung kekuatan dawai dan menciptakan suara yang lebih baik.

"Beberapa pemain biola profesional mengatakan bahwa dawai dari jaring laba-laba ini menghasilkan warna nada yang lebih baik, menghasilkan musik yang benar-benar baru," kata Osaki


http://sains.kompas.com/read/2012/03/06/06213412/Jaring.Labalaba.Disulap.Jadi.Dawai.Biola

Fakta Penting Tentang Anak Dengan Musik

Fakta Penting Tentang Anak Dengan Musik


Musik mencerdaskan anak. Pasti pernyataan yang satu ini sudah tidak asing di telinga agan-agan sekalian. Tapi, mungkin anda bertanya-tanya,bagaimana persisnya musik bisa mencerdaskan anak?,berikut informasi yang bisa memuaskan keingintahuan agan semua.

Fakta #1 :
Tiap anak terlahir dengan naluri musik
Sebenarnya, anak sudah mengenal musik sejak di dalam kandungan. “Degup jantung mama saja sudah bagaikan alunan musik perkusi di telinga janin, “ kata Chepy Soemirat, Seminator Musik Ensemble dari Yamaha Musik Indonesia, Jakarta, yang biasa melatih musik para guru sekolah dasar di pelosok Nusantara. Ya, di sekitar bulan ke-4 kehamilan, janin sudah mampu mendengar 'musik' didalam tubuh mama. Menginjak bulan ke-7, organ pendengaran si kecil kian berkembang dan ia mulai mengenali berbagai suara, termasuk yang di dengarnya dari luar. 

Fakta #2 :
Mama, guru musik pertama si kecil
Meski darah musik mungkin tidak mengalir dalam diri anda, anda tetap menjadi 'guru musik' pertamanya. Senandung lembut saat membuai si kecil, atau lagu riang yang anda nyanyikan saat bermain dengannya, semua ini berperan besar dalam mengasah naluri musik anak. Jadi, Anda bisa memperkenalkan musik sedini mungkin, tanpa harus menunggu sampai anak cukup besar untuk mengikuti pendidikan musik. “Sebagai role model, orang tua memegang peranan utama. Jika Anda cinta musik, anak akan lebih sering memperoleh stimulasi dari lingkungannya,” jelas Rustika Thamrin, Psi., CPHR, CBA, psikolog anak dan keluarga dari Brajawijaya Women and Children Hospital, Jakarta. 

Fakta #3 :
Musik menyehatkan !
Para periset menemukan musik atau bahkan senandung mama bisa membantu bayi prematur menambah berat badan dan lebih cepat keluar dari rumah sakit. Tak heran, unit perawatan neonatal intensif (NICU) di beberapa rumah sakit rajin memutarkan musik bagi bayi prematur. Hal serupa juga terbukti dari sebuah studi di Jerman yang dilakukan terhadap 100 bayi yatim piatu dengan kondisi kesehatan buruk. Mereka diasuh oleh para pengasuh dengan sentuhan, stimulasi musik melimpah, serta intonasi suara yang naik turun. Hasilnya? Kesehatan mereka membaik hingga 100%. Sementara pada orang dewasa, musik pun dikenal bisa menurunkan tekanan darah dan membuat degup jantung lebih teratur. 

Fakta #4 :
Musik baik untuk otak
Baik dalam kandungan, semasa bayi maupun kanak-kanak, musik membantu sel-sel syaraf otak membentuk berbagai koneksi yang bisa membantu kita memahami bahasa. Mark Tramo M.D., medicalneurobiologist dari Harvard Universit, Amerika, menjelaskan, “Dalam otak manusia, jutaan sel syaraf membentuk sirkuit atau jaringan, yang menjadi aktif saat kita mendengarkan musik. Sirkuit-sirkuit ini berhubungan dengan daya ingat, perhatian, emosi, kontrol motorik, dan kemampuan berbahasa.”
Musik juga menyeimbangkan kedua belahan otak : belahan kiri (memungkinkan kita untuk berjalan dan berbicara) dan belahan kanan (memungkinkan kita melakukan hal-hal kreatif). Bermusik mengaktifkan kedua belahan ini, dan belum ada aktivitas lain yang memberi efek serupa! 

Fakta #5 :
Anak lebih peka berkat musik
Selain menyehatkan dan 'mengasah' otak, musik juga bisa berguna untuk menunjangsi kecil dalam mengenali emosi. Sebuah studi di Ohio, Amerika, menemukan anak-anak dari berbagai usia bahkan yang tidak berlatar belakang musik, mampu mengenali 'emosi'yang terkandung dalam musik. Tak hanya itu, musik bisa sangat bermanfaat bagi kehidupan sosial anak kelak. Melalui musik, anak diajak mengikuti ritme. Hal ini akan menstimulasi otak kiri, yang banyak terkait dengan kemampuan mengikuti aturan. Dan saat anak bermain dan bergerak sesuai iringan musik, kepekaannya terhadap 'aturan tak tertulis' bisa lebih terasah, tentu saja ini akan banyak manfaatnya saat ia terjun ke tengah masyarakat kelak.

Fakta #6 :
Pendidikan musik bisa dimulai sejak usia balita
Sejak usia tiga tahun, anak sudah mulai mengikuti kelas persiapan untuk belajar musik (tahap pengenalan). Pada usia ini kemampuan pendengaran anak berkembang dengan pesat, dan pengalaman bermusik akan terekam sebagai memori menyenangkan, kepekaan anak terhadap beragam nada dan suara pun terasah. Jadi, kemampuan musik si kecil tertanam dengam sendirinya, ujar Lichin Harty, Chief Instructor Junior Music Course, Yamaha Musik Indonesia. 

Fakta #7 :
Musik, penyaluran stres yang positif
Bermain musik bisa menjadi sarana penyaluran stres yang positif bagi anak.”Tekanan yang dihadapi anak kini semakin berat. Jika anak bisa bemain musik, ia mempunyai acar melampiaskan stres yang jauh lebih baik daripada bermain video game, misalnya, “ kata Rustika, psikolog yang juga mama tiga anak. Tak ada salahnya pula jika Anda mengimbangi kegiatan bermusik anak dengan kegiatan lain yang bersifat teamwork, seperti paduan suara, bemain futsal, atau olahraga kelompok lainnya. 

Fakta #8 :
Bakat bukan segalanya
Bakat musik yang diturunkan ternyata hanya menentukan 20% keberhasilan anak. Sisanya?
Lingkungan keluarga berperan. Anak yang berbakat belum tentu bisa menonjol jika musik jarang di perdengarkan di rumah. Sebaliknya, anak yang tidak punya darah musik di keluarga bisa saja mengembangkan naluri musik yang peka, jika orang tuanya rajin memberi stimulasi sejak kecil. Dan ingat, 90% kunci keberhasilan bermusik adalah latihan. “Umumnya anak hanya bertemu guru satu jam dalam seminggu. Jadi, latihan rutin di rumah penting. Sebentar saja sekitar 15-20 menit sehari, “jelas Lichin. 

Fakta #9 :
Musik harus dipelajari dalam suasana menyenangkan
Belajar dalam suasana menyenangkan akan membuka sistem limbik. Sistem limbik adalah semacam 'pintu', agar informasi dapat mencapai bagian otak yang bernama cortex cerebri.
Cortex Cerebri, yang volumenya meliputi 80% dari otak, adalah tempat penyimpanan daya ingat jangka panjang serta tempat berlangsungnya proses analisa berfikir. Itu sebabnya rata-rata kelas musik untuk balita berusaha menarik minat anak dengan aneka kegiatan seperti mendengar, bernyanyi, dan membaca. Dengan begitu, si kecil akan makin bersemangat bermusik. 

Fakta #10 :
Partisipasi orang tua menentukan keberhasilan
Pada kelas musik untuk balita, biasanya orang tua diminta mendampingi sebagai partner belajar anak. Mengapa? Keterlibatan orang tua sangat penting dalam kemajuan pendidikan musik anak. Bangkitkan semangat berlatih si kecil dengan menemaninya berlatih dan memberi perhatian pada perkembangannya. Jangan lupa, sering-sering beri pujian atas usaha dan pencapaiannya! 


http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10481911

Sejarah Bass

Sejarah Bass

 
Jika kamu bertanya tentang siapa pembuat pertama kali bass elektrik, pasti mereka akan menjawab Leo Fender. bagaimana pun telah ada 5 jenis prototype yang belum begitu di ketahui, namun merupakan design awal dari bass elektrik yang di ciptakan sebelum fender memperkenalkan bass precisionnya di tahun 1951 kepada dunia.

Bass modern merupakan turunan langsung dari double bass, yang mana telah ada pada abad ke-17. Bagaimanapun designnya tetap sama sampai ke abad 20 yang merubah design bass menjadi lebih simpel dan praktis.

Di tahun 1920an, adalah lloyd Loar, yang berkerja untuk gibson, mendesign double bass elektrik pertama. Bass itu menggunakan pickup electro-static, tapi amply untuk frekuensi bass belum dikembangkan. jadi pada saat itu blum ada cara untuk mendengarkan instrument double bass tersebut. Awal tahun 1930an, paul tutmarc menjadi yang orang pertama yang memperbaiki ukuran double bass menjadi lebih praktis. Ukuran yang pertama dibuat hanya sebesar cello, dan mengunakan pickup rudimentary,
namun hasilnya memiliki berat yang berlebihan, dan akhirnya diperbaiki bentuknya lebih menyerupai gitar. Bass baru yang diciptakan ini memiliki panjang 42", solid body, menggunakan kayu walnut hitam dan senar piano yang tetap dilengkapi dengan pickup.

Pertengahan tahun 30an, beberapa pengembang instrument musik - Lyon & Healy, Gibson and Rickenbacker, - memulai memasarkan eksperimental elektrik bass yang sama dengan prototype basss Tutmarc, yang lebih sedikit besar dibandingkan dengan double bass yang standard. Bagaimanaupun, bas itu tetap tinggi, tidak ,memiliki fret, dan di mainkan secara vertikal atau berdiri.

Sekitar tahun 1940, Paul Tutmarc jr memulai memproduksi gitar dan bass, termasuk bass Serenader. Produksi ini di distribusikan oleh L.D. Heater Music Co., di portland, Oregon, dan menjadi distributor terbesar untuk elektrik bass. Sang Genius itu menamainya dengan bass gitar - insturumen yang memilik fret dan di mainkan secara horizontal. Fitur utama dari produk tersebut adalah :

* Pickup - di design karena double bass sering tertutup dengen brass section dari sebuah band jazz.
* ukurannya - pemain double bass harus bisa berpergian sendiri, karena ukurannya yang besar, sering sekali ketinggalan di setiap perjalannya. Dengan design yang baru, pemain bass bisa berpergian dan beristirahat dengan bandnya.

Ada sedikit perubahan progres sampai Leo Fender menciptakan precision bass di tahun 1951. Penamaan Precision Bass dikarenakan fret yang ada di bass mengikuti note yang di mainkan secara presisi. Elektrik bass yang di produksi Leo fender ini, banyak yang memproduksi bentuk ini. Pada tahun 1957, bentuk pickupnya di rubah menjadi split pickup, dan pickguard dan headstocknya juga di redesign.

tahun 1960, Fender mendesign dan menciptakan Jazz bass, dengan 2 pickup yang sama ukurannya. Popularitas bass Fender kemudian diikuti oleh Gibson, Rickenbacker, dan Hohner. Hal ini yang semakin membuat popularitas bass elektrik meluas sampai sekarang.

Tahun 1959, Danelectro menciptakan pertamakali bass 6 senar, dengan tunse E A D G B E, dan Gibson dan Fender menggunakan ide ini untuk membuat Gibson EB-6 di tahun 1960, dan Fender VI di tahun 1962. Fender juga membuat bass 5 senar pertama dengan sebutan Fender V.

Tahun 1965, bass fretless Aubi dari Ampeg diciptakan dan di tahun 1968 8 string bass di perkenalkan oleh Hagstroem. Bass freetless 6 string (yang akhirnya dimiliki Les Claypool) di buat oleh Carl Thompson tahun 1978. Karena gaya permainan seperti slap dan pop, jumlah senar dan kombinasi kayu, neck dan lainnya pickup semakin menjadi bervariasi. EMG pickup yang menjadi pickup terlebar yang di gunakan di bass tersebut.

pertama kali bass elektrik di populerkan oleh John Entwistle dan James Jamerson di tahun 60an, Jaco Pastorius dan Stanley Clarke di tahun 70an dan Marcus Miller dan Cliff Burton di tahun 80an. Di akhir 80an terlihat perbedaan dalam popularitas bass, sebagai fashion digunakan untuk electornic synthesised dance music. Bagaimanapun bass yang kita miliki sekarang merupakan perkembangan jauh dari double bass.

Sekarang, adalah Claypool (Primus) dan Flea (RHCP) yang menunjukan bagaimana pentingnya sebuah bass dalam musik modern.


http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9871963

Musical Street Usir Ekspresi Negatif

Musical Street Usir Ekspresi Negatif



Kalangan muda lebih aktif mengungkapkan ekspresi. Sayangnya, banyak orang yang lebih sering mengumbar suasana hati negatif (bad mood) daripada mengekspresikan good mood. Termasuk melalui sosial media seperti Twitter.

Survei yang diadakan Mizone bekerja sama dengan Media Wave menunjukkan lebih banyak orang mengungkapkan bad mood dibandingkan good mood melalui Twitter. Survei yang berlangsung Desember 2011-Januari 2012 melalui penelusuran di media sosial Twitter menunjukkan, dari 2,3 juta pengguna Twitter di periode ini, terdata 2,8 juta percakapan yang mengindikasikan bad mood. Sementara, dari 1,9 juta pengguna Twitter di periode yang sama, terdata 2,5 juta percakapan mengindikasikan good mood.

Fenomena mengekspresikan bad mood melalui Twitter ini banyak terjadi di kota besar, dengan kalangan muda sebagai pemeran utamanya. Meski begitu, meyakini kalangan muda mampu membuat perubahan positif, Mizone merancang rangkaian kegiatan berkonsep pertunjukkan musical street, melalui kampanye Mizone City Project bertajuk Aku, Kotaku Ok Lagi! 

Melalui ajang ini, diharapkan semangat positif dari individu dapat menyebar ke lingkungan, dari pribadi kemudian menular ke orang lain, dan warga kota tersebut. Tujuan utamanya di antaranya memberikan inspirasi ke sebanyak mungkin orang untuk berekspresi positif, mengusir bad mood dan menggantinya dengan energi positif.  Selain juga mengajak kalangan muda untuk lebih bijak dan jeli menggunakan sosial media secara positif.

Danur Tejawati, Brand Manager Danone Aqua mengatakan event ini untuk kali pertama diadakan, sekaligus merespons antusiasme kalangan muda terhadap kegiatan sebelumnya, yakni flashmob pada 2010 lalu. "Target kegiatan ini adalah anak muda tanpa batasan usia. Artinya mereka yang berjiwa muda juga bisa terlibat aktif. Kegiatan seperti ini akan dilaksanakan setiap tahun, dengan misi sama menyebar semangat positif namun dikemas berbeda," jelas Danur saat jumpa pers di De Luca Restaurant Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (8/2/2012).

Menyebar energi positif melalui rangkaian kegiatan musical street dipilih bukan tanpa maksud. Ajang ini memberikan solusi dengan menyediakan ruang bagi anak muda untuk menyalurkan ekspresi positifnya melalui pertunjukkan seni, gabungan musik, tari, dan seni peran.

Saat jumpa pers, sejumlah pakar berpendapat mengenai fenomena dan kegiatan ini. Menurut Irwan Hidayana, antropolog dari Universitas Indonesia, kalangan muda, apalagi remaja, membutuhkan ruang untuk ekspresikan diri. Ketiadaan ruang publik membuat kalangan muda ini menyalurkan ekspresinya melalui sosial media. Ia berpendapat, ruang sosial inilah yang harus diciptakan melalui berbagai kegiatan, untuk menciptakan ruang baru yang lebih positif dan meminimalisasi berbagai hal negatif.

Sementara, psikolog Dr Rose Mini AP, MPsi, berpendapat jika seseorang mengungkapkan suasana hati melalui sosial media, ini takkkan memberikan solusi. Justru cara mengungkapkan ekspresi seperti ini berdampak akumulatif, apalagi jika tanggapan yang diberikan orang lain melalui sosial media cenderung negatif.

Dr Ida Ruwaida, sosiolog dari Universitas Indonesia menilai, penularan energi positif perlu dilakukan dengan cara apa pun. "Seni dan media menjadi cara efektif," ungkapnya. Ia menambahkan, bahkan penelitian menunjukkan mengungkapkan ekspresi melalui musik dapat meredam potensi kekerasan.

Audisi dan roadshow
Untuk mengenalkan konsep musical street sekaligus menyebarkan semangat positif, Mizone menggelar ragam kegiatan dalam tiga fase. Pertama, berupa roadshow di 144 titik di lingkungan kampus dan sekolah menengah, mulai 17 Februari-17 Maret 2012, menghadirkan tim musical street dari Mizone. Kegiatan ini dilakukan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Malang, Bali, Semarang, Palembang.

Fase kedua, berupa audisi dan workshop untuk memilih tim musical street di lima kota, berlangsung Maret-April 2012. Audisi ini melibatkan tiga juri, untuk memilih Top 25 yang kemudian di saring menjadi Top 5 pada 13-23 April 2012, masing-masing satu tim dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan. Tahapan terakhir berupa pertunjukkan kolaboratif satu tim di satu kota berlangsung Mei hingga Juli 2012. "Nantinya, pemenang mendapat penghargaan untuk menjadi bintang iklan Mizone," tutup Danur.



http://female.kompas.com/read/2012/02/08/16261138/.Musical.Street.Usir.Ekspresi.Negatif.

Van Halen Ternyata Keturunan Banten

Eddie Van Halen: 'Ibu Saya Orang Indonesia, Rangkasbitung'

 
Sudah lama kita tahu jika dua bersaudara pendiri band legendaris Van Halen memiliki darah keturunan Indonesia, namun siapa yang tahu jika ibunda mereka lahir di Banten?

Sebuah wawancara unik dan santai yang dilakukan oleh vokalis David Lee Roth dengan dua bersaudara gitaris Eddie dan drummer Alex Van Halen yang diunduh ke situs resmi Van-Halen.com beberapa hari lalu secara tak terduga banyak membahas tentang asal-usul orangtua mereka selama tinggal di Indonesia yang saat itu masih menjadi koloni Belanda.

Menanggapi pertanyaan Lee Roth, Eddie bercerita bahwa orang yang paling berambisi menjadikan mereka berdua sebagai musisi justru sang ibunda, Eugenia, yang setengah keturunan Indonesia dan setengah Belanda.

”Jika kalian akan mengikuti jejak ayah (menjadi musisi) maka lakukanlah dengan terhormat, belajar piano klasik,” ujar Eddie menirukan kata-kata ibunya.

”Dari mana ibu kalian berasal?” tanya Lee Roth lagi.

”Indonesia,” jawab Eddie lagi.

Lee Roth yang tampaknya masih penasaran kemudian bertanya bagaimana ayah mereka Jan Van Halen yang asli keturunan Belanda bisa bertemu dengan ibu mereka yang tinggal jauh di Indonesia.

”Karena ia keliling dunia untuk bermain musik....” jawab Eddie lagi.

”Di Indonesia?” tanya Lee Roth terkejut.

“Ya.”

“Apakah kalian pernah berkunjung ke sana?”

”Belum pernah,” ujar keduanya.

”Kalian bisa berbahasa Belanda?”

”Ya, tapi tidak bahasa Indonesia, kecuali beberapa kata saja [tertawa],” imbuh Eddie.

Alex kemudian bercerita bahwa ayah mereka pergi ke Indonesia karena terikat kontrak radio selama enam minggu awalnya namun malah memanjang sampai enam tahun. Menurutnya ayahnya sangat senang dengan iklim tropis di sana dan kemudian bertemu dengan perempuan Indonesia yang kemudian berlanjut ke jenjang pernikahan. Ketika Indonesia kemudian merdeka semua orang asing yang berada di negara tersebut hijrah ke Belanda, termasuk kedua orang tua Eddie dan Alex.

Yang cukup mengejutkan adalah ketika Lee Roth bertanya dari daerah mana di Indonesia ibu mereka berasal.

Eddie menjawab seraya tertawa, ”Rangkasbitung.”

”Apa artinya itu?” tanya Lee Roth heran.

”Itu nama kotanya, tempat dimana ibu saya dilahirkan,” jelas Alex lagi.

Walau tentunya hal ini masih sangat dipertanyakan namun jika menilik sejarahnya, kota Rangkasbitung yang merupakan ibukota Lebak (kini bagian dari propinsi Banten) memang pada era penjajahan dulu banyak dihuni oleh orang-orang Belanda.

Salah satu tokohnya yang terkenal adalah Douwes Dekker, seorang asisten residen Belanda di Rangkasbitung yang menerbitkan novel terkenal Max Havelaar yang gamblang menggambarkan pahitnya kondisi kehidupan masyarakat di sana.

Perbicangan lebih lanjut seutuhnya antara ketiga personel Van Halen ini dapat disaksikan disini.

Pada 7 Februari lalu Van Halen baru saja merilis album terbaru mereka sejak 14 tahun lalu yang berjudul A Different Kind of Truth. Ini merupakan kolaborasi studio rekaman untuk yang pertama kalinya lagi bersama vokalis pertama mereka David Lee Roth setelah 28 tahun yang lalu. Selain merilis album baru mereka rencananya juga akan menggelar tur konser kembali.


http://rollingstone.co.id/read/2012/02/09/231714/1838909/1093/eddie-van-halen-ibu-saya-orang-indonesia-rangkasbitung

The Beatles Melegenda, Paul McCartney: Saya Beruntung Sekali

The Beatles Melegenda, Paul McCartney: Saya Beruntung Sekali


 Terbentuk sejak tahun 1962, grup band The Beatles telah menjadi legenda musik rock n roll. Namun, Paul McCartney mengaku masih tidak percaya dirinya jadi bagian dari The Beatles.

Dalam sebuah wawancara dengan Metro, Paul mengungkapkan memiliki rasa bangga berada dalam The Beatles. Bahkan hingga saat ini rasa itu belum hilang.

“Saya beruntung sekali, dan saya selalu punya rasa heran bisa bergabung di The Beatles. Saya selalu melihat buku George Harrison yang berjudul Living In The Material World yang ditulis oleh Martin Scorsese. Ketika membuka buku tersebut ada foto George yang diambil besama saya dan yang lainnya saat berada di pesawat terbang,” ujar Paul, seperti dilansir NME, Selasa (7/2/2012).

Lebih lanjut bassis The Beatles ini menambahkan, “Saya melihat diri saya lagi ke belakang, seperti ‘Ini sungguhan, saya pernah ada di The Beatles? Gila! Ini jelas pikiran yang sangat bodoh tapi aku bangga.”

Paul baru saja merilis sebuah album terbaru yang bertajuk "Kisses On The Bottom". Dalam album tersebut, terdapat dua buah lagu baru yang menunjukkan jiwa kekanak-kanakannya seperti My Valentine dan Only Our Hearts.


http://music.okezone.com/read/2012/02/07/388/571142/the-beatles-melegenda-paul-mccartney-saya-beruntung-sekali