Teknik Robot Mempermudah Pembedahan

Teknik Robot Mempermudah Pembedahan


Pembedahan selama ini identik dengan risiko tinggi, luka operasi besar, masa pemulihan yang lama hingga menimbulkan efek trauma bagi si pasien. Pandangan itu mulai sirna seiring pemakaian metode bedah baru menggunakan robot. Dua pekan lalu, Rumah Sakit Bunda di Jakarta menerapkan pembedahan dengan teknik robot (robotic surgery). "Kami pertama kali yang menerapkan ini di Indonesia," kata Ivan R. Sini, dokter bedah robotic surgery Rumah Sakit Bunda.

Teknologi ini memiliki kelebihan dibandingkan bedah konvensional yang mengandalkan tangan manusia. Selama ini jangkauan tangan dokter punya keterbatasan dan sudut alat bantu umumnya hanya dua arah. Akibatnya operasi kurang optimal sehingga memicu perdarahan tinggi. "Dengan robotic surgery, luka sayatan lebih kecil," kata Ivan.

Dia mencontohkan, pembedahan menggunakan robot untuk mengoperasi penderita kanker prostat sangat membantu dokter. Dengan operasi biasa, prostat yang berada di daerah pelvis dan seukuran buah kenari sulit dijangkau lantaran terselip letaknya. Selain itu dikelilingi syaraf-syaraf yang mempengaruhi kendali kemih dan fungsi seksual sehingga pembedahan biasa berisiko. Dengan robotic surgery, risiko itu bisa diminimalkan. "Dokter lebih mudah memilah mana jaringan yang sehat dan sakit," ujar Ivan.

Ia bilang, RS Bunda tengah mempersiapkan operasi kanker prostat dengan metode robotic surgery. Adapun yang sudah berhasil dilakukan yaitu melakukan operasi pembedahan kandungan, pengangkatan rahim, serta pembebasan kista. "Prinsipnya, metode ini bisa dipakai untuk penyakit ginjal, liver, sampai operasi jantung," katanya.

Dokter bedah biasanya mengalami kelelahan saat melakukan operasi yang rumit. Ketelitian mata dan kekuatan lengan-lengan selama operasi terus menurun. Apalagi di menit-menit akhir operasi. Otomatis, kesalahan sedikit saja akan mendatangkan malapetaka bagi pasien. Dengan robotic surgery, risiko itu bisa dihindari. "Artikulasi robot juga sama persis dengan jari," imbuh Ivan.

Meski begitu, dokter tetap berperan penting dalam proses pembedahan. Robot tidak bisa bergerak sendiri alias dikontrol dokter. Nilai plusnya, dengan teknologi tiga dimensi, dokter mendapatkan visualisasi langsung layaknya melakukan operasi biasa. Jika tangan dokter sedikit gemetar karena lelah, komputer sudah diprogram untuk mengabaikan getarannya. Dus, lengan robot tetap diam dan tidak melukai jaringan tubuh si pasien.

Lebih cepat pulih

Di sisi lain, jika selama ini pasca-operasi membutuhkan istirahat beberapa minggu, maka waktunya bisa dipersingkat berkat robotic surgery. Operasi pengangkatan rahim misalnya, pasien sudah bisa pulang setelah satu hari dioperasi. "Pemulihannya cepat," tukas Ivan.

Fielda Juita, dokter kanker di Rumah Sakit Dharmais, menambahkan, robotic surgery efektif untuk operasi kanker tumor kecil. Cuma, lantaran alat dan teknologinya khusus, biaya bedahnya mahal. "Alatnya mahal dan tekniknya cukup susah," ujarnya.

Ivan mengakui, biaya robotic surgery lebih mahal dibandingkan operasi konvensional karena investasi alat sangat besar. Sekali operasi bisa mencapai
Rp 60 juta-Rp 90 juta. Namun, tarif itu jauh lebih murah dibandingkan dengan di Singapura atau Malaysia yang mencapai Rp 200 juta. "Yang pasti, rumah sakit di Indonesia kini sudah punya teknologi ini, sehingga tak perlu ke luar negeri," tandasnya.


http://lifestyle.kontan.co.id/news/teknik-robot-mempermudah-pembedahan

Sindrom Pria Alergi dengan Air Mani Sendiri

Sindrom Pria Alergi dengan Air Mani Sendiri


SEBUAH sindrom misterius membuat sebagian pria menderita penyakit mirip flu setelah orgasme. Diduga sindrom itu akibat alergi pada air mani. Kok bisa ya?

Pria dengan kondisi tersebut dikenal sebagai sindrom penyakit pasca-orgasmik (POIS). Kondisi itu didokumentasikan dalam jurnal medis sejak 2002. Gejala-gejalanya seperti meriang, pilek, kelelahan ekstrem, dan mata panas. Gejala itu terjadi tak lama setelah ejakulasi dan berlangsung selema sepekan.

Marcel Waldinger, seorang profesor psikofarmakologi seksual di Utrecht University, Belanda, menerbitkan dua studi yang menunjukkan bahwa pria penderita POIS memiliki alergi terhadap air mani sendir. Pengobatannya dilakukan dengan terapi hiposensitisasi.

"Hasil studi ini merupakan sebuah terobosan yang sangat penting dalam penelitian sindrom ini," kata Waldinger. Ia mengatakan temuannya ini bertentangan dengan pendapat bahwa keluhan ini disebabkan oleh faktor psikologis dan menunjukkan bahwa reaksi alergi terhadap air mani adalah penyebab yang paling mungkin.

Sindrom penyakit pasca-orgasmik itu tak banyak diketahui oleh dokter keluarga. Sejumlah ahli mengatakan banyak pria yang menderita sindrom itu merasa malu dan bingung.

Waldinger mengakui kondisi itu jarang terjadi. Tapi kemungkinan banyak pria yang tidak tahu bahwa gangguan yang mereka alami sudah diketahui sehingga mereka tidak pergi ke dokter.

Waldinger dan koleganya menganalisa 45 pria Belanda yang didiagnosis dengan POIS. "Mereka tidak sakit ketika masturbasi tanpa ejakulasi. Tapi begitu air mani keluar dari testis, mereka sakit, yang kadang-kadang terjadi hanya dalam beberapa menit," kata Waldinger.

Sebanyak 33 dari mereka menjalani tes alergi kulit dengan menggunakan air mani sendiri. Sekitar 29 orang atau 88 persen, kulit mereka positif menunjukkan reaksi alergi.

Dalam studi kedua, tim Waldinger memutuskan untuk mencoba mengobati dua dari relawan dengan terapi hiposensitisasi - teknik yang dikenal untuk mengobati alergi. Terapi ini juga disebut imunoterapi alergen, yang secara berulang dan bertahap membuat tubuh terpapar pada alergen mulai dari dalam jumlah sedikit hingga banyak selama beberapa tahun.

Dalam terapi POIS, para pria itu diberi suntikan yang mengandung air mani mereka sendiri, pada awalnya dalam bentuk yang sangat encer, dan kemudian secara bertahap dikurangi tingkat keencerannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah masing-masing satu dan tiga tahun, para pria itu menunjukkan penurunan gejala POIS secara signifikan.


http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/03/12/84709/Ups-Fenomena-Pria-Alergi-dengan-Air-Mani-Sendiri/11

Donor Ginjal Tetap Dapat Hidup Normal

Donor Ginjal Tetap Dapat Hidup Normal 


TIDAK perlu takut menjadi donor ginjal. Meskipun hanya dengan satu ginjal tetap dapat hidup normal. "Secara medis, pendonor dapat hidup sehat dan normal meski hanya memiliki satu buah ginjal," kata pakar kesehatan Tunggul Situmorang saat dihubungi di Jakarta, Senin (12/3).

Tunggul mengatakan, warga masyarakat tidak perlu takut dan khawatir untuk menjadi donor ginjal yang justru merupakan amal karena menolong nyawa sesama manusia.

Sosialisasi menjadi donor ginjal dilaksanakan dalam diskusi Hari Ginjal Sedunia yang dilaksanakan Indonesia Kidney Care Club (IKCC) bekerja sama dengan Kalbe Etchical Customer Care (KECC) di Jakarta, Ahad (11/3).

Dalam diskusi juga disampaikan testimoni dua kakak beradik yang juga merupakan pendonor ginjal dan penerima donor. Keduanya menjalankan operasi pada 2002. Lidia Bernitawati mendonorkan satu buah ginjalnya untuk sang kakak, Eva Yulianti, yang usianya terpaut dua tahun.

Lidia mengaku, niatnya untuk mendonor ginjal, awalnya mendapat tentangan dari sang suami. Namun, setelah mendapatkan informasi yang lengkap, barulah sang suami merestui. "Bahkan, setahun setelah saya donor, saya melahirkan anak kedua secara normal. Sampai saat ini saya tidak ada keluhan apapun, hidup normal seperti biasa," kata Lidia.

Pada kesempatan yang sama juga diperkenalkan duta ginjal yang juga presenter, Nico Siahaan. Dia mengatakan, masyarakat harus terus mendapat edukasi seputar ginjal, termasuk informasi mengenai transplantasi.

"Saya tahu banyak soal ginjal karena mama saya adalah penderita sakit ginjal. Saya ingin terus mengampanyekan hidup sehat dan juga membantu menyebarkan informasi seputar ginjal," kata Nico yang mengaku siap menjadi donor ginjal.

Lebih jauh Tunggul yang juga Direktur MRCCC Siloam Hospital mengatakan, anggapan yang tidak benar kalau setelah seseorang mendonorkan ginjal kemudian hidup tidak akan normal, mudah sakit dan lainnya.

Dia menyebutkan, jumlah donor ginjal di Indonesia masih sangat sedikit dan baru sekitar 500 pasien yang sudah mendapatkan donor ginjal meski fasilitas transplantasi ginjal sendiri telah ada di Indonesia sejak 1977.

"Padahal jumlah penderita ginjal yang tercatat jumlahnya mencapai 70 ribuan orang, dengan fakta di lapangan diperkirakan sekitar 100 ribuan orang," kata Tunggul.

Dia mengakui ada banyak kendala bagi pasien untuk mendapatkan terapi penyembuhan, baik melalui transplantasi maupun cuci darah. Selain sarana, prasarana juga finansial. Untuk operasi transplantasi, selain dibutuhkan pihak yang secara sukarela mau mendonor, juga dana yang dibutuhkan biaya untuk operasi sekitar Rp120-Rp200 juta.

Dana itu belum termasuk obat-obatan yang harus dikonsumsi pascaoperasi. Sementara untuk cuci darah, dibutuhkan dana sekitar Rp750 ribu untuk sekali, belum termasuk obat-obatan.

"Idealnya seorang pasien mendapatkan 'treatment' cuci darah seminggu sekali. Kalau cuci darah (dialisis) adalah 'treatment' seumur hidup. Sedangkan kalau mendapatkan transplantasi, cukup dilakukan sekali," kata Tunggul.

Tunggul mengatakan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi baik oleh pendonor maupun penerima donor (recepient). "Yang terbaik, kedua pihak harus memiliki ikatan darah. Yang bukan 'related' hasilnya juga cukup baik, bahkan sekarang ini yang golongan darah berbeda juga bisa, walaupun prosedur dan biaya lebih besar," ujar dia.

Tunggul mengatakan, tidak semua orang bisa menjadi donor ginjal. Orang-orang yang memiliki potensi ginjalnya bermasalah bukan termasuk pendonor yang ideal. "Adapun batasan usia pendonor yang baik adalah 18-60 tahun. Tapi, tergantung kondisi kesehatannya," ujarnya.


http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/03/12/84731/Donor-Ginjal-Tetap-Dapat-Hidup-Normal/11

Keelokan Alam Natuna

Keelokan Alam Natuna


Tak banyak orang yang pernah menjejakkan kaki di Natuna. Maklum, gugusan pulau yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) itu termasuk salah satu wilayah terluar Indonesia.

Meski terletak di ujung utara negeri, Natuna menawarkan tempat wisata yang luar biasa memukau. Bagi Anda yang berencana pelesiran di akhir tahun ini, Natuna layak masuk daftar.

Kelelahan menempuh perjalanan panjang niscaya bakal terbayar kontan ketika Anda disu-guhi pemandangan alam Natuna yang begitu amat indah. Natuna, yang dicomot dari bahasa Belanda natunae yang berarti alami, letaknya menjorok ke Laut China Selatan, mendekati Kepulauan

Spratly yang jadi rebutan lima negara: China, Vietnam, Filipina, Malaysia, serta Brunei Darussalam. Karena posisi kepulauan ini terisolasi di tengah laut luas layaknya pulau-pulau terluar negara kita lainnya, akses transportasi dari dan ke Natuna hanya jalur laut dan udara.

Transportasi laut menjadi sarana angkut paling ekonomis untuk mencapai wilayah Natuna. Dari Jakarta atau Surabaya, Anda bisa menumpang Kapal Motor (KM) Bukit Raya milik PT Pelni.

Butuh waktu empat hari dari Ibukota untuk lego jangkar di kepulauan yang kaya minyak dan gas tersebut. Ongkosnya bervariasi, mulai dari Rp 380.000 hingga Rp 1,5 juta tergantung dari kelasnya. Tapi, bagi yang ingin cepat sampai ke Natuna, bisa menggunakan pesawat terbang.

Saat ini, hanya ada satu maskapai yang melayani rute ke Natuna, yakni Wings Air dari Bandara Hang Nadim, Batam. Itu pun cuma ada sekali, setiap hari Senin, Kamis, dan Sabtu.

Penerbangan dari Batam ke Natuna dengan ATR 72-500, pesawat baling-baling atawa propeler dengan mesin ganda, memakan waktu sekitar 1,5 jam. Bandara Ranai di Natuna terletak di Pulau Natuna Besar, pulau terbesar di Kepulauan Natuna. Penduduk lokal lebih suka menyebutnya Pulau Bunguran.

Ketika sampai di sana, selain udara yang segar dan sejuk, pemandangan Gunung Ranai yang menjulang ke angkasa akan menyambut Anda.

Mendaki Ranai

Untuk yang doyan mendaki, Gunung Ranai yang memiliki ketinggian 1.035 meter di atas permukaan laut bisa menjadi objek pendakian yang menarik.

Walau tidak terlalu tinggi, Gunung Ranai memiliki gradasi jenis tanaman yang memperlihatkan tipe-tipe vegetasi seperti yang biasa ditemui di gunung yang tinggi. Misalnya, meranti, rasamala, keruing, dan turi.

Fenomena ini lantaran hutan di Gunung Ranai termasuk hutan berawan dataran rendah atau lowland cloud forest.

Salah satu karakter lowland cloud forest adalah puncak gunung biasanya sering tertutup awan dan diselimuti kabut tebal. Karena itu, sangat sulit untuk mencapai Puncak Datuk Panglima Husin, puncak tertinggi di Gunung Ranai yang merupakan tebing batu setinggi 200 meter.

Pendakian juga biasanya hanya bisa dilakukan ketika cuaca cerah untuk menghindari kabut, hujan, dan angin. Namun, Gunung Ranai bukanlah objek wisata satu-satunya di Pulau Bunguran. Sepanjang perjalanan dari Bandara Ranai ke Kota Ranai, ibukota Kabupaten Natuna, misalnya,

Anda bakal disuguhi pantai nan indah, dengan batu-batu berukuran raksasa berwarna hitam dengan arsiran kelabu. Tidak ada yang tahu pasti dari mana batu-batuan itu berasal. Banyak yang percaya, bebatuan seukuran rumah tersebut merupakan muntahan dari perut Gunung Ranai yang meletus sangat hebat jutaan tahun lalu.

Menurut Basri, Asisten Administrasi Umum Bupati Sekretariat Daerah Natuna, batu-batu raksasa itu sebenarnya memiliki nilai ekonomi karena termasuk batu granit yang bisa diekspor untuk kebutuhan industri keramik dan marmer.

Tekstur dan kekerasannya bahkan lebih baik dari batu granit China yang saat ini merajai pasar batu granit dunia. “Cuma, belum ada investor yang tertarik mengembangkannya,” katanya.

Dari banyak batu yang eksotis ini, yang paling terkenal adalah Batu Rusia. Batunya mudah dijumpai karena terletak di tepi Jalan Raya Ranai. Ceritanya, dulu sekali, pernah ada kapal Rusia yang terdampar di Natuna.

Para anak buah kapal, sebelum ditolong penduduk setempat, sempat beristirahat di batu itu dan menggambar jangkar serta tulisan USSR. Sampai kini tulisan ini masih ada. Batu yang juga terkenal adalah Batu Sindu. Batu-batuan besar yang terserak di pinggir laut tersebut berada di ujung Pantai Ranai dan Pantai Tanjung.

Pantai-pantai di Pulau Bunguran juga tidak kalah indah. Dengan pasir yang putih dan lembut serta air laut yang hijau dan tenang, sangat cocok buat yang senang berenang di laut atau sekadar menikmati pemandangan pantai.

Yang paling indah adalah Pantai Kencana. Selain sangat panjang, pantainya juga amat lebar. Sepanjang pantai, pohon kelapa berbaris rapi memberikan keteduhan. Pemandangan semakin eksotis lantaran Pantai Kencana berlatar belakang Gunung Ranai. Penduduk setempat menamai pantai ini Pantai Stres. Sebab, bersantai di pantai itu efektif untuk menghilangkan stres.

Rantau nan indah

Kelebihan lainnya, tidak seperti pantai di daerah Anyer, Carita, atau Jakarta yang sudah dikaveling-kaveling menjadi milik pribadi dan dipungut bayaran, pantai-pantai di Pulau Bunguran kepunyaan publik.

Jadi, masuk ke kawasan pantai tidak diminta bayaran alias gratis. Di pagi dan siang hari, pantai masih sangat sepi. Pantai baru mulai ramai di sore hari, ketika warga Bunguran berdatangan untuk jalan-jalan bersama keluarga menikmati keelokan pantai mereka.

Karena pemandangan alam yang begitu indah, banyak pendatang menjuluki Ranai dengan singkatan rantau nan indah. Namun, “Kalau sudah berbulan-bulan di sini, singkatan Ranai sudah berubah menjadi ratapan anak istri,” ujar Komandan Pangkalan Udara (Lanud) Ranai Letnan Kolonel Danang Setyabudi, tertawa terbahak.

Selain wisata alam, Pulau Bunguran juga punya tempat wisat religi, yaitu Masjid Agung Natuna. Yang menarik, arsitekturnya sangat megah dan indah, tidak kalah dengan Masjid Istiqlal dan Masjid At Tin di Jakarta.

Lanskap tempat ibadah umat muslim yang berada persis di kaki Gunung Ranai ini juga makin menambah keindahan Masjid Agung Natuna. Kalau Anda sudah menetapkan Natuna sebagai tujuan melancong akhir tahun ini, tidak perlu khawatir soal tempat penginapan.

Di Bunguran ada dua hotel, yang walaupun fasilitasnya tidak bisa dibandingkan dengan hotel berbintang di Batam, masih cukup layak. Tarifnya Rp 400.000 per malam termasuk fasilitas WiFi yang bisa diakses cuma-cuma. Yang agak repot adalah sarana transportasi.

Karena tidak ada angkutan umum, maka angkutan di pulau ini hanya ojek. Itu pun sulit dicari, kalaupun ada tarifnya lumayan mahal. Karena itu, Anda bisa minta bantuan pihak hotel untuk mencarikan orang yang bersedia menyewakan motor atau mobilnya. Cuma harga sewanya memang agak mahal, mencapai ratusan ribu per hari.


http://lifestyle.kontan.co.id/news/yuk-melirik-keelokan-alam-natuna-yang-memukau

Ekonomi Dunia Tersandera Dua Risiko Besar

Ekonomi Dunia Tersandera Dua Risiko Besar


“I can calculate the movement of the stars, but not the madness of men.”

Isaac Newton, bapak Fisika Modern yang juga penemu teori gravitasi mengucapkan kalimat di atas tiga abad yang lalu. Ia tak habis pikir bagaimana investasinya di saham South Sea bisa begitu saja lenyap ditelan “gravitasi ketakutan investor.” Ironis memang, ahli matematika dan fisika legendaris pun kehilangan akal dalam memprediksi “kegilaan” di pasar finansial.

Fenomena “saham gorengan” South Sea bisa dianggap sebagai gelembung finansial kedua yang terjadi di era modern, setelah seabad sebelumnya terjadi gelembung harga bunga Tulip (Tulip Mania) di Belanda.

Seperti gelembung-gelembung finansial lainnya, investor awalnya optimis terhadap prospek South Sea yang didirikan pemerintah Inggris tahun 1711 guna mendanai perang melawan Perancis. Arus pendapatan tampak akan sangat kuat karena hak monopoli yang dimilikinya dalam berdagang dengan Amerika. Namun, setelah membumbung berkali-kali lipat, mimpi investor untuk mendulang untung besar pun berakhir tragis seiring dengan anjloknya harga saham South Sea.

Cerita South Sea ternyata terus berlanjut hingga ke abad-21, dimana gelembung-gelembung finansial kian meraksasa dengan perilaku “greed & fear” investor yang makin sukar diprediksi. Contoh yang termutakhir adalah krisis kredit perumahan sub-prime (2008) dan krisis utang pemerintah Eropa (2010-?) yang sampai sekarang belum jelas ujung ceritanya.

Ketidakpastian ekonomi

Berbagai cara dilakukan manusia untuk mengendalikan risiko. Memasuki masa pencerahan di abad-16 (renaissance), konsep dan pengelolaan risiko mulai dikenal dan menjadi salah satu penanda batas, antara zaman klasik dan modern. Sejak saat itu, kita mulai dapat mensimulasikan masa depan dengan menggunakan konsep probabilitas. Jadi bukan lagi bergantung pada paranormal atau dukun. Perkembangan ini membuka jalan bagi lompatan revolusioner di berbagai cabang ilmu pengetahuan, termasuk ilmu finansial dan asuransi.

Namun, perkembangan ilmu finansial dan pengertian tentang konsep probabilitas tetap saja tak menjamin keakuratan suatu prediksi. Bangunan model ekonometrika dan bahkan kombinasinya dengan berbagai ilmu seperti matematika, psikologi dan fisika kuantum seringkali alpa dalam menangkap tren ekonomi yang sedang berkembang.

Salah satunya mungkin disebabkan oleh kecendrungan model yang hanya mengekstrapolasi tren data terkini untuk memprediksi masa depan (model linier). Prediksi dengan menggunakan model linier sangat mudah dilakukan, namun kondisi lingkungan yang hendak diprediksi sejatinya sangat kompleks dan bersifat non-linier (peran ekspektasi dan persepsi sebenarnya lebih dominan, -http://davidsumual.blog.kontan.co.id/2011/02/26/cerita-di-balik-gejolak-harga-pangan).

Hal ini secara pahit dibuktikan oleh peraih nobel Robert Merton dan Myron Scholes yang membangun model matematika canggih untuk memvaluasi transaksi arbitrage di pasar opsi. Model tersebut dipakai perusahaan pengelola aset Long Term Capital Management (LTCM) yang didirikan notabene oleh Merton dan Scholes sendiri pada tahun 1993.

Akibat kesalahan memprediksi arah yield obligasi Russia, LTCM akhirnya bangkrut pada tahun 2000. Sama juga dengan kasus kejatuhan harga rumah AS baru-baru ini, kalibrasi komputer padahal nyata-nyata menunjukkan bahwa probabilitas terjadinya kedua peristiwa tersebut sangatlah kecil; hanya mungkin terjadi sekali dalam jutaan tahun.

Aneh memang, sejalan dengan menjamurnya hedge fund yang dapat melakukan transaksi tanpa batas dan aturan, kondisi ekonomi dan finansial dunia dalam dua dekade terakhir kian tak menentu. Peristiwa finansial langka yang tak terprediksi oleh model (sering disebut fat tailed event atau black swan event) kerap terjadi. Padahal secara teknis statistik, “tail risk,” yakni deviasi risiko yang lebih besar dari ekspektasi semula ( > 3 kali standar deviasi) probabilitas kejadiannya sangatlah kecil.

Namun ironisnya, banyak pula hedge fund yang memanfaatkan tren ini dengan menciptakan produk-produk baru. Mereka menciptakan sejumlah produk derivatif (tail risk products) yang kinerjanya buruk ketika kondisi pasar normal, namun akan meroket ketika pasar bergejolak.

Sebagai contoh, beberapa hedge fund seperti PIMCO, Blackrock dan Universa Investment menciptakan produk indeks ekuitas, credit default swap yang kinerjanya cenderung melempem ketika pasar normal, namun melonjak drastis ketika pasar anjlok atau bergejolak.

Risiko Eropa

Produk-produk tail risk tampaknya akan kian populer seiring perkembangan ekonomi dunia yang akhir-akhir ini penuh ketidakpastian. Dalam skala global, ada dua ketidakpastian utama yang bisa berpotensi menjadi “the mother of black swans,” yakni kemungkinan mengganasnya krisis surat utang Eropa dan krisis nuklir Iran.

Saya melihat sejauh ini persoalan utang Eropa tiap kali hanya diselesaikan dengan injeksi likuiditas oleh bank sentral. Tarik-menarik politik masih mengemuka dalam negosiasi penyelesaian persoalan utang negara-negara Eropa. Persoalan reformasi kelembagaan, terutama soal kelangsungan fiskal (fiscal sustainability) dan koordinasi kebijakan fiskal Eropa ke depan belum tuntas terselesaikan.

Dalam jangka menengah, pengetatan fiskal (fiscal austerity) yang dilakukan beberapa negara Eropa juga berisiko memperlambat laju ekonomi kawasan tersebut. Sebab itu, saya memperkirakan kawasan Eropa masih perlu melakukan penyesuaian-penyesuaian dalam 5 tahun ke depan. Selama proses penyesuaian tersebut berlangsung, Uni Eropa (terutama negara-negara yang mengalami persoalan fiskal) tampaknya masih akan mengalami periode pertumbuhan rendah dengan outlook peringkat utang yang negatif.

Seiring dengan diturunkannya peringkat utang Perancis dan negara-negara selatan Eropa,  investor pun mulai mengalihkan investasinya ke produk-produk safe heaven. Contohnya,  obligasi pemerintah Jerman, Austria, Norwegia, Swedia, Belanda dan seterusnya.

Tren ini sebenarnya berisiko. Dampak negatif dari strategi yang banyak diterapkan perusahaan asuransi, pengelolan investasi, bank dan dana pensiun ini adalah terkonsentrasinya portfolio investor ke sejumlah kecil negara. Ini secara sistemik akan menambah ekspos risiko ekonomi global, karena sesuatu yang tak diharapkan bisa saja terjadi di negara-negara tersebut.

Di sisi lain, keinginan otoritas Eropa dan AS untuk menstabilisasi sistem sejatinya dapat mendorong ekonomi semakin sulit diprediksi. Teori angsa hitam (black swan) menyatakan bahwa suatu sistem yang secara artifisial berusaha dikontrol atau direstriksi akan cenderung mencetuskan peristiwa mengejutkan yang sukar diprediksi (black swan).

Menurut teori tersebut, jika krisis ekonomi ingin cepat diakhiri, maka pemerintah harus meminimumkan intervensi sehingga proses penyesuaian pasar dapat terjadi. Solusi ini mirip dengan teori Schumpeter yang menafikan adanya intervensi pemerintah sehingga proses “destruksi kreatif” pun dapat berlangsung tanpa hambatan.

Krisis Iran

Selain risiko krisis Eropa, satu lagi risiko sistemik yang perlu diwaspadai adalah kemungkinan meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz. Seperti diberitakan oleh koran Telegraph terbitan  12 Januari lalu, AS telah mengirim kapal induknya yang kedua, USS Carl Vinson ke kawasan tersebut.

Selat Hormuz sangat vital bagi perekonomian dunia karena merupakan jalur penting untuk 20% perdagangan minyak dunia. Jika impor minyak Iran diembargo dan Iran memblokade Selat Hormuz, bukan tidak mungkin harga minyak bakal meroket dua kali lipat dari harga saat ini ke level US$200 per barel sehingga memicu resesi dunia.

Kondisi ini tentunya dapat memicu terjadinya “fat tailed event” yang sukar diprediksi arahnya. Peristiwa mengejutkan ini bukan dipicu oleh perang Iran vs. negara-negara barat yang dikhawatirkan akan pecah, melainkan kemungkinan terjadinya perang skala besar –perang dunia III, -lihat http://desumualseconotes.blogspot.com/2012/01/minyak-tak-mustahil-ke-us200-per-barel.html.

Bagi Indonesia yang sudah menjadi net importer minyak, perkembangan tersebut tentunya sangat membahayakan karena kenaikan harga minyak tentunya akan memicu lonjakan subsidi energi.

Kebijakan lindung nilai (hedging) harga minyak mungkin bisa dijadikan salah satu solusi di tengah kemungkinan lonjakan defisit fiskal akibat kenaikan harga minyak dunia. Ini bisa menjadi solusi antara sebelum membereskan persoalan laten subsidi energi yang memang salah sasaran. Menurut pandangan saya, bersiap untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dan bukan bersikap reaktif adalah keputusan yang paling bijak.

David Sumual
 

http://davidsumual.blog.kontan.co.id/2012/02/01/ekonomi-dunia-tersandera-dua-risiko-besar/

Celana Yang Membuat Pemakainya Berbokong Indah

Celana Yang Membuat Pemakainya Berbokong Indah


Penampilan Pippa Middleton yang mengesankan di Royal Wedding membuat jutaan orang di seluruh dunian terkagum-kagum. Meski memiliki bentuk tubuh yang kurus, tapi keindahan bokongnya dipuji banyak orang.

Tampilannya yang singkat di depan umum memicu sejumlah perusahaan mencoba menguangkannya dengan memenuhi keinginan wanita agar memiliki bokong seperti Pippa. Untuk itu, berbagai celana ketat di bagian atas dan celana dengan bantalan, telah membanjiri pasaran.

Tapi dengan celana Simplicity Booty Booster, yang secara global terkenal mengelola perusahaan garmen untuk spanx, berpikir mereka bisa sukses. Namun tidak ada produk yang dapat dekat dengan efek pelangsing dan rata-rata meninggalkan kekecewaan pada kaum wanita karena tak bisa meniru bentuk tubuh bagian belakang Pippa.

Memang tidak ada mukjizat yang bisa memecahkan masalah penampilan ini. Sepasang celana polyester bukanlah pengganti diet sehat yang dikombinasikan dengan olahraga dan banyak minum air. Tetapi dengan sulitnya menerapkan gaya hidup dengan kemauan yang sulit dipahami, hadirlah spanx.

Celana seharga US$ 107 atau Rp 960 ribu itu dibuat dengan menggunakan metode teknologi tinggi dan kombinasi yang cerdas dari serat yang telah menjadi merek dagang Spanx itu. Booty Booster itu menggunakan teknologi spanx 'failsafe' yang telah digunakan bertahun-tahun (campuran nilon, elastane dan spandex) yang menghubungan panel dengan target di wilayah tertentu.

Panel kontrol akan mengecilkan paha dan perut, sementara pengangkat bokong akan menghilangkan bokong yang datar dengan bantalan yang menyelinap di dalam celana ketat dan memberikan ilusi lebih tinggi, lebih kencang, lebih penuh - memberikan bentuk yang lebih lengkap bagi mereka yang membutuhkannya.

Bila dipakai di dalam baju ketat atau celana panjang, celana sepenuhnya menghilangkan tonjolan, selulit, dan garis celana yang ditakuti terlihat. Sedangkan, teknologi mengangkat memberikan kesan yang lebih tinggi dan bokong menjadi kencang.

"Sekarang Anda dapat mencapai tampilan dengan bokong alami dari desain ini," kata perusahaan.

Sejumlah artis ngetop merupakan penggemar spanx. Mereka adalah Kim Kardashian, Oprah Winfrey, Fearne Cotton, Tyra Banks, Kimberley Walsh, Selena Gomez, Britney Spears, Jessica Alba, Kate Winslet, Tina Fey, Miley Cyrus, Julia Robets, Catherine Heigl, Sienna Miller dan Gwyneth Paltrow.

Bahkan model Molly Sims mengaku di atas karpet merah ia mengenakan celana ketat spanx yang melangsingkan yang dirancang khusus untuk ibu hamil.


http://gayahidup.liputan6.com/read/376645/celana-ini-membuat-pemakainya-berbokong-indah

Bir Rasa Buah Tanpa Alkohol

Bir Rasa Buah Tanpa Alkohol


Ingin merasakan sensasi minum bir tanpa mabuk? Ini dia solusinya. Perusahaan minuman di Tokyo, Jepang, Hakusui-sha menciptakan kreasi baru berupa bir non-alkohol. Bir dengan rasa buah-buahan ini bernama HiHop dan belum lama ini diluncurkan. Bir ini hadir dalam kemasan 330 mililiter (ml) dan dibanderol seharga 189 Yen atau sekitar Rp 21 ribu-an.

Seperti dilansir laman Japan Today, Kamis (23/2), perusahaan Hakusui-sha memang dikenal dengan produk minuman soda yang dicampur dengan minuman beralkohol seperti shochu, gin, vodka, liqueur. Namun kali ini, sensasi bir dalam kesegaran rasa anggur hijau (Chardonnay) dan lemon menjadi pilihan untuk kreasi terbarunya edisi minuman non-alkohol.

Rasa bir Chardonnay didapat dari jus anggur Chardonnay berkualitas tinggi. Minuman ini tidak manis sama sekali, tetapi memiliki rasa buah yang ringan dengan sentuhan sedikit rasa pahit. Sementara bir rasa lemonnya menggunakan jus dari buah lemon Sisilia, dengan aroma campuran lemon dan rasa pahit yang lembut. Sehingga mengeluarkan sensasi bir, namun mudah dinikmati banyak orang karena memiliki rasa buah.

Menurut Presiden Direktur Hideko Tanaka, minuman non-alkohol dengan nol kalori yang mengandung gula dan purin itu sangat populer terutama di kalangan wanita Jepang. Minuman ini populer karena dapat mengontrol berat badan dan menyehatkan.

Mereka yang tak menyukai alkohol juga bisa mengonsumsi minuman ringan seperti bir ini. Minuman itu cocok dipadankan dengan makanan maupun diminum selepas bekerja. Setelah meluncurkan dua rasa tersebut, Hakusui-sha berencana menambahkan rasa baru dan melebarkan sayap untuk penjualan HiHop.

Minuman non-alkohol tersebut sudah dijual oleh perusahaan Suntory dan Asahi juga. Suntory sendiri telah memiliki produk minuman cocktail non-alkohol bernama "Nonarukibun" dan bir non alkohol ALL-FREE. Sementara Asahi baru memiliki produk minuman cocktail non-alkohol yang diberi nama Cocktail Nol Double.


http://gayahidup.liputan6.com/read/378797/bir-nonalkohol-rasa-buah

Orang Inggris Narsis Saat Bercinta

Orang Inggris Narsis Saat Bercinta


Orang Inggris ternyata dikenal "narsis" meski tengah bercinta. Mereka tidak segan-segan memfoto atau merekam adegan "menu utama" yang tengah dilakukan bersama pasangan. Seperti dilansir dari Newslite, belum lama ini, berdasarkan sebuah survei, lebih dari seperempat orang Inggris mengabadikan foto atau video bagian intim pasangan mereka di ponsel.

Juru bicara GoodMobilePhones.co.uk, yang menugaskan jajak pendapat mengatakan. "Saya pikir ini cukup mengejutkan untuk melihat berapa banyak orang yang telah mengambil foto atau video adegan intim mereka di tempat tidur."

Dalam sebuah jajak pendapat juga ditemukan jika 34 persen di antaranya bahkan bertukar video atau foto hubungan intim mereka. Namun, 34 persen responden mengaku akan mempertimbangkan lagi untuk melakukan hal itu.

Banyak dari responden mengungkapkan, dengan mengabadikan adegan intim akan membuat mereka selalu teringat dengan pasangan. Beberapa dari mereka juga mengatakan jika rekaman atau foto tersebut bisa menjadi kenangan indah yang tersimpan di ponsel.


http://gayahidup.liputan6.com/read/378934/ternyata-orang-inggris-narsis-saat-bercinta

Payudara Besar dan IQ bagi Wanita

Payudara Besar dan IQ bagi Wanita


Hampir setengah dari wanita muda berusia 18 sampai 25 tahun lebih memilih payudara besar dibanding kecerdasan tinggi. Bahkan mereka siap menukar IQ untuk mendapatkan payudara seksi.

Para ahli melihat obsesi remaja putri yang tumbuh dengan budaya operasi plastik dari para selebriti dunia. Riset yang telah mengejutkan menyebutkan seperempat kelompok perempuan yang disurvei merasa payudara besar akan membuat mereka merasa 'bahagia'.

Menurut laman mid-day.com, Rabu (7/3), hampir 60 persen dari responden percaya bahwa laki-laki akan 'lebih tertarik' jika mereka memiliki payudara yang lebih besar."Perempuan sekarang menghadapi tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk fokus pada tubuh mereka," ujar Kat Banyard dari kelompok perempuan Inggris Feminista.

"Konsekuensi dari ini dapat berdampak pada gangguan makan mereka atau tindakan ekstrim seperti operasi plastik," tambahnya.

Sebanyak 1.142 wanita mengikuti survei www.myvouchercodes.co.uk bertujuan untuk mengetahui lebih banyak tentang sikap wanita muda tentang otak dan keindahan tubuh. Sebanyak 57 persen mereka berpikir bahwa payudara besar akan dapat menarik lebih banyak kaum pria. Sedangkan 43 persen lainnya, menganggap pria akan lebih tertarik pada wanita yang memiliki IQ tinggi.

Selain itu, 40 persen responden memilih tubuh ramping dibanding kecerdasan IQ. Hal yang sama terjadi di tempat kerja, mereka percaya bahwa penampilan "menarik" akan membantu kemajuan wanita dalam kariernya. Hampir 80 persen merasa mereka lebih dinilai pada penampilan dibanding kecerdasan.


http://gayahidup.liputan6.com/read/380825/wanita-pilih-payudara-besar-dibanding-iq

Makin Banyak Peminat Wisata Spiritual di Bali

Makin Banyak Peminat Wisata Spiritual di Bali


Wisatawan yang berkunjung ke Bali kini tak hanya datang untuk menikmati keindahan alam atau seni budaya setempat. Sebagian wisatawan asing yang datang juga menyempatkan diri untuk belajar ilmu spiritual dan beladiri tradisional khas Bali.

Para wisatawan asing yang belajar ilmu spritual tak hanya menjalani latihan olah pernapasan. Mereka juga belajar ilmu tenaga dalam warisan leluhur masyarakat Bali.

Wisatawan asing juga belajar jurus-jurus beladiri yang dipadukan dengan spiritualitas, olah napas, dan tenaga dalam. Setelah belajar dengan tekun, wisatawan asing yang sudah mampu menguasai ilmu spritual biasanya bisa menjaga diri dari serangan, baik tangan kosong maupun dengan senjata.

Ada beberapa alasan wisatawan asing belajar ilmu spiritual dan beladiri tradisional Bali. Umumnya mereka ingin jaga diri serta kesehatan. Namun tak sedikit yang kembali menggunakannya untuk dunia medis di negaranya masing-masing.

Menurut guru spritual Gusti Ngurah Harta, untuk bisa menguasai ilmu dan beladiri tradisional, para wisatawan asing harus berlatih dengan tekun selama beberapa bulan. Beberapa wisatawan yang sudah mahir kini menjadi instruktur atau pelatih di negara asalnya.


http://gayahidup.liputan6.com/read/378033/wisata-spiritual-di-bali-makin-diminati

Keajaiban Dunia di Petra

Keajaiban Dunia di Petra


Udara di Kota Batu Petra, Yordania, Jumat (24/2) terasa dingin menusuk, meski matahari semburat terang benderang di siang tengah hari. 'Kompleks Batu' Kota Tua Petra telah diakui dan ditetapkan sebagai salah satu keajaiban dunia 2007 silam. Petra dari kata dalam bahasa Yunani yang berarti batu.

Petra yang juga terkenal dengan sebutan The Red Rose City berada di hamparan lembah cadas Wadi Araba, dikelilingi Gunung Harun atau Jabal Harun atau juga disebut Gunung Hor atau El-Barra. Petra dulunya merupakan Ibukota Kerajaan Nabatean. Kota ini didirikan sekitar sembilan tahun Sebelum Masehi hingga tahun 40 M oleh Raja Aretas IV. Ketika itu, Kota Petra menjadi kota pertahanan yang sangat unggul, baik dari serangan musuh maupun sergapan badai pasir gurun.

Di sebuah batu di situ tertera data, pada tahun 713 SM daerah itu sudah ada. Pada abad ke-4 SM, kawasan ini telah dipakai sebagai rute perdagangan dunia di jaman tersebut yakni perjalanan dari selatan Yordania menuju kawasan Laut Mati. Waktu itu, Suku Nabatean yang merupakan salah satu rumpun bangsa Arab kuno, menjadi penghuni lembah indah ini.

Dari Ibukota Amman, perlu waktu perjalanan darat sekitar 3 jam untuk sampai di Petra.

Sekitar dua ratus meter dari gerbang masuk Petra, kita akan langsung disuguhi pemandangan batuan alam yang sangat menakjubkan di sisi kiri kanan lembah. Jika cuaca baik, naungan langit biru kian mempercantik hamparan bukit-bukit batu Petra. Terlebih lagi bila cahaya matahari pagi atau sore menerobos celah-celah bukit. Luar biasa. Dijamin Anda akan terpesona tak habis-habisnya menikmati keindahan karya Sang Pencipta ini.

Sepanjang perjalanan menelusuri lorong dinding-dinding batu merah Petra, nyaris tak ada sampah sejumput pun. Kecuali satu dua bekas kotoran unta dan kuda yang telah mengering. Unta dan kuda menjadi kendaraan utama untuk mengangkut wisatawan yang tak mampu lagi berjalan kaki menyusuri jalanan pasir lembah Petra. Dalam sekali perjalanan mulai dari gerbang hingga menjelang ujung, penyewa kuda atau unta akan dipungut biaya 25-30 dolar AS.

Segala rasa lelah menyusuri jalan setapak seolah lenyap saat kita menikmati pesona keindahan Petra. Apalagi ketika sampai di sebuah tempat teater yang diperkirakan mampu menampung 2.000-4.000 orang. Gerbang Makam Hellenistis dengan pilar-pilar penyangga menjulang ke langit itu berdiri megah dan gagah setinggi 42 meter.

Pahatan gaya arsitektur Romawi sempat terekam di Petra ketika, kerajaan besar itu menguasai kawasan ini tahun 100-an Masehi berbaur dengan gaya Hellenistik dan Assyrian.

Ketika memandangi keanggunan dan keelokan Petra, terlintas ingatan literatur sejarah. Ada yang mengatakan bahwa di sinilah Nabi Harun meninggal dan dimakamkan oleh Nabi Musa. Ada pula yang mengatakan bahwa di sini Nabi Musa sempat bersembunyi ketika dikejar Raja Firaun saat lari keluar dari Mesir.

Kota Tua Petra kini menjadi ikon wisata Yordania. Ingat Petra ingat Yordania, ingat negeri Yordania tak akan melupakan Petra.


http://gayahidup.liputan6.com/read/380703/menyusuri-keajaiban-dunia-di-petra

Aku mulai mengerti cinta ketika maut menjemput Suamiku

Aku Mulai Mengerti Cinta Ketika Maut Menjemput Suamiku


Cerita berikut ini sudah sangat banyak di sharing. Walaupun Demikian Tak salah jika Kita merenunginya lagi. Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki :

Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.

Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.
Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.
Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.

Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkimpoianku, aku juga membenci kedua orangtuaku.

Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.

Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.
“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.

Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”

“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.

Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.

Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi,* ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.

Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.

Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.

Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.

Saat* pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.

Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.

Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya* dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.

Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.

Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.

Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.

Istriku Liliana tersayang,
Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.

Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.

Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.

Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!

Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.

Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.

Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.

Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”

Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.”

Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?”

Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”

Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.

Tipe Cewek Dilihat Dari Film Yang sering Ditonton

Tipe Cewek Dilihat Dari Film Yang sering Ditonton


Apa hubungannya cewek sama film? Yah, biasanya di sebuah film ada cewek dan biasanya cewek itu justru jadi daya jual buat film itu (baca: Transformers). OK, itu kalo di film kan. Tapi, apa hubungannya cewek dalam dunia nyata dengan film? Gak ada hubungan langsung sih, tapi kamu bisa melihat kepribadian cewek dari selera filmnya loh. Misalnya begini:

Suka Chick Flick / Romantic Comedy

Film-film kayak: The Ugly Truth, Life As We Know It, Sex and The City, Valentine's Day

Berarti: Cewek itu adalah seorang hopeless romantic. Ya belum tentu hopeless sih sebenernya, tapi pasti merupakan tipe cewek yang mengharapkan sebuah hubungan romantis yang bakal berakhir happy seperti di film-film yang ditontonnya. Pada umumnya cewek-cewek ini gampang banget nangis kalo nonton film dan ini adalah tipe-tipe cewek yang suka mengeluarkan komentar, "Aaaaaa…coo cwiiiiitttt!!!"

Suka Fantasy / Animasi

Film-film kayak: Ice Age, Narnia, Finding Nemo, Harry Potter

Berarti: Cewek ini agak kekanak-kanakkan. Bukan berarti selalu kekanak-kanakkan dalam hal yang buruk seperti kalo makan harus disuapin atau masih ngompol ya, bisa aja dia seseorang yang sangat dewasa dan mandiri. Tapi kelakukannya terkadang suka kayak anak-anak, dalam artian gaya bicara, sikap, dan mungkin pemilihan aksesoris. Ya gitu deh. Ngerti kan maksudnya?

Suka Film Bertema Perempuan

Film-film kayak: Pertaruhan (At Stake), Perempuan Punya Cerita, Working Girls, A League of Their Own, The Color Purple

Berarti: Feminist atau tanpa disadari agak feminist. Dalam hatinya mungkin tipe cewek ini ingin bekerja di komnas perempuan dan selalu ingin berjuang demi kesetaraan gender. Biasanya tipe cewek ini langsung semangat begitu ngomong topik yang nyenggol masalah perempuan dan tidak segan-segan berdebat.

Suka Film Action

Film-film kayak: Film-film Jason Statham, Film-film Jackie Chan, Film-film Tony Jaa

Berarti: Mungkin cewek ini adalah cowok.

Suka Film Slasher/Horror/Gore

Film-film kayak: A Serbian Film, Cannibal Holocaust, apapun yang ada orang digorok secara realistis.

Berarti: Mungkin dia adalah psikopat. Kamu sudah nonton film Audition? Blum? Tonton deh.

Suka Film-Film Michel Gondry

Film-film kayak: Eternal Sunshine of the Spotless Mind, Be Kind Rewind, Science of Sleep, Tokyo!

Berarti: Hipster. Soalnya kayaknya keren aja kalo ngomong, "gue suka film-filmnya Gondry".

Suka Film-Film yang Kamu Gak Tau

Film-film kayak: Film-filmnya Luis Bunuel, film-filmnya Ingmar Bergman, film-filmnya Francois Truffaut, film-filmnya Jean-Luc Godard. Lo tau film El Topo? Gak tau yah? Itu salah satu favorit gue juga sih.

Berarti: Film-snob. Dia akan membuat kamu merasa hina dan tidak layak berada di hadapannya kalo lagi ngomongin film. Dia akan menyebut film favorit kamu sepanjang masa (Transformers) adalah film sampah dan gak layak ada. Abis ngobrol sama dia, pulangnya kamu akan merasa hidup kamu selama ini sia-sia.

Tipe yang Gak Suka Film

Film-film kayak: Ya gak ada. Kalo kamu ajak nonton dia bakal bilang, "Jangan pernah ajak gue nonton. Gue gak mau duduk gak ngapa-ngapain selama dua jam di dalem bioskop."

Berarti: Biasanya yang kayak gini tipe nyentrik sih. Mungkin dia tipe yang kalo ketemu orang gak mau salaman karena tangan orang katanya "banyak kuman". Mungkin dia tipe yang kalo kamu dateng ke rumahnya, kamu cuma boleh duduk di teras, karena kamu "bikin kotor". Mungkin uang di dompetnya gambar pahlawannya ngadep ke sisi yang sama semua. Pokoknya aneh banget deh. Gak asik.


http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13178569

Pemicu Wanita Depresi di Usia 40-an

Pemicu Wanita Depresi di Usia 40-an


MESKIPUN tidak ada bukti pasti, tetapi para psikiater sebagian besar setuju bahwa wanita dan depresi memiliki keterkaitan satu sama lain saat mereka di usia lanjut. Hal ini dimungkinkan adanya hubungan fakta bahwa aktivitas hormonal mereka jauh lebih bergejolak daripada pria.

Depresi atau stres adalah salah satu sumber pemicu penyakit, sehingga masalah ini baik pada pria ataupun wanita harus ditangani dengan serius. Khusus untuk wanita setelah 40 tahun ini adalah tren menjadi sindrom mental yang mengamuk.

Berikut analisis para psikiater yang dipaparkan Boldsky mengenai penyebab-penyebab depresi yang dialami wanita di usia 40-an.

Menopause

Saat usia 20 hingga 30 tahunan, mood wanita dipengaruhi oleh naik turunnya hormon. Sedangkan pelaku utama penyebab depresi wanita di usia 40 tahunan adalah menopause. Kebanyakan wanita mengalami menopause (penghentian siklus menstruasi) di antara usia 40 dan 50.

Implikasi emosional

Menopause pun memiliki implikasi emosional pada seorang wanita. Ketika seorang wanita mencapai titik ini dalam hidupnya, dia tidak pernah bisa mengandung bayi lagi. Meskipun itu mungkin tidak menjadi tujuan dia lagi, tapi memiliki efek psikologis yang mendalam pada pikiran bawah sadarnya.

Krisis percaya diri

Ketika depresi melanda, secara psikologis seorang wanita di usia 40 tahunan akan berpikir telah menghabiskan separuh hidupnya. Tapi ini umum dirasakan baik pada wanita maupun pria dan kondisi ini dinamakan “krisis hidup pertengahan”. Jika pria menghadapinya dengan menenggelamkan diri, wanita cenderung lebih membiarkan dirinya untuk “menikmati” waktu depresi tersebut berkali-kali.

Ketika anak mulai beranjak dewasa

Bagi ibu yang bekerja ataupun ibu rumah tangga, akan merasakan sebuah kekhawatiran di saat anak mulai tumbuh beranjak dewasa. Saat masa kecil, anak-anak telah banyak menyita waktu masa para ibunda untuk mengurus dan membesarkannya. Mulai dari saat lahir hingga duduk di bangku kuliah. Anak-anak terus membutuhkan perhatian ibu hingga suatu saat nanti mereka mampu mengarahkan dirinya sendiri. Hal ini terjadi ketika seorang ibu berusia di antara 40 hingga 50 tahunan. Dan fakta tersebut pun akan mulai kembali terjadi ketika buah hati telah menemukan “wanita lain” yang menjadi tambatan hatinya.

Mimpi buruk yang nyata bagi penikmat karier

Bagi wanita yang saat masa usia produktifnya selalu mendewakan karier. Saat usia 40 dan 50-an akan menjadi masa-masa yang amat disesalkan. Terlebih setiap melihat teman-teman seumuran menikmati masa perkembangan buah hatinya. Karenanya bagi Anda yang masih jauh dari masa ini, perhatikan hal ini sebelum Anda melewatinya.

Kaca tidak akan berbohong

Seiring bertambahnya usia, mungkin cermin tak lagi menjadi sahabat bagi Anda di usia 40 hingga 50-an. Penuaan adalah suatu hal yang pasti akan terjadi.


http://health.okezone.com/read/2012/03/07/486/589044/pemicu-wanita-depresi-di-usia-40-an

Geopolitik dan Politik Luar Negeri Turki

Geopolitik dan Politik Luar Negeri Turki 


Jika terlontar pertanyaan mengenai negara mana di dunia yang memiliki keunikan secara geopolitik dan sosial budaya, rasanya Turki salah satu jawabannya. Negara yang berlokasi di dua benua sekaligus, Asia dan Eropa, memiliki budaya yang blasteran – perpaduan Eropa dan Asia (Timur Tengah), serta berpenduduk berperawakan unik yang juga blasteran – wajah Asia (Timur Tengah) dan kulit Eropa. Keunikan kondisi geografis dan demografis yang dimiliki Turki boleh jadi merupakan anugerah Tuhan, namun jika Turki berhasil memainkan politik regionalnya, maka itu bukan semata anugerah Tuhan, melainkan juga usaha keras bangsanya.

Sebagai negara yang memiliki stabilitas demokrasi yang telah mapan dan ditunjang dengan stabilitas ekonomi yang memadai, menjadikan Turki sebagai negara liberalis baru dalam pendekatan teori hubungan internasional. Promosi demokrasi Erdo?an yang berhasil memadukan Islam, demokrasi,  modernisasi sekaligus sekularisme kepada Mesir, Suriah dan beberapa negara Afrika Utara, memposisikan politik luar negeri Turki semakin strategis, bukan hanya di mata negara kawasan Timur Tengah, tapi juga negara-negara barat.

Sejarah telah mencatat bahwa Turki merupakan salah satu scenario maker bagi gerakan perubahan di sejumlah negara Timur Tengah. Runtuhnya rezim Khadafi boleh diklaim sebagai salah satu prestasi Turki yang notabenenya menjadi pimpinan operasi gabungan NATO di Libya. Pascalengsernya Hosni Mubarrak dari tampuk kekuasaan, telah memberikan peluang yang sangat besar bagi Turki untuk menempati posisi penting di Timur Tengah sebagai agresor politik baru menggantikan Mesir.

Di tengah hiruk pikuknya usaha negara-negara Barat yang berambisi menguasai kawasan Timur Tengah demi minyak bumi yang dikandungnya, Turki datang sebagai idola baru di kawasan tersebut. Melalui operasi gabungan NATO 2011 lalu, Turki berhasil menanam investasi politiknya di kawasan itu. Turki menjajal peruntungan untuk melaksanakan politik luar negerinya, yakni berambisi menjadi bagian dari Uni Eropa, sekaligus menjadi agresor di Timur Tengah. Upaya Turki untuk mencapai ekspektasinya itu, bukan sebatas wacana hampa semata.

Spirit mengembalikan masa kejayaan Osmani (Ottoman) memotivasi Turki memainkan manuver politik luar negerinya. Hasrat kuat Turki untuk menjadi bagian dari Uni Eropa didorong oleh keinginan yang kuat untuk mensejajarkan diri dengan negara-negara Uni Eropa yang mayoritas berkategori maju dapat dijadikan alasan mengapa spirit romantisme sejarah dijadikan agenda perjuangan politiknya. Turki memang memiliki prestasi yang luar biasa dalam melakukan pembenahan internal. Salah satu buktinya adalah berhasil menjadi negara yang tidak mengalami dampak dari krisis Eropa.

Meskipun spirit yang sangat kuat serta upaya keras telah dilakukan oleh Turki untuk mensejajarkan diri dengan negara-negara Uni Eropa, pengesahan Turki sebagai bagian dari Uni Eropa belum juga terlaksana. Sejumlah negara anggota Uni Eropa masih meragukan Turki mampu berbenah untuk mensejajarkan diri. Faktor perbedaan budaya dan agama samar-samar terdengar menjadi penyebabnya. Kendati Turki telah masuk sebagai anggota European Court of Human Rights (ECHR) dan mengantongi dukungan penuh dari rakyatnya untuk bergabung dengan Uni Eropa – hasil survei Harian Zaman (2011) – namun, ketuk palu tak kunjung dilakukan. Meski begitu, tidak membuat Turki menjadi negara ‘pengemis’. Turki masih berani menentukan sikap mengancam akan membekukan kerjasama apapun dengan Uni Eropa apabila Siprus – negara sengketa Turki dan Yunani – dinobatkan menjadi negara pemimpin Uni Eropa pada Juni 2012 ini.

Dalam beberapa dekade terakhir, nama Turki memang kerap digadang sebagai negara modern di kawasannya. Manuver politik Turki terbilang cukup pesat seiring dengan perubahan dan pembenahan internalnya. Kemampuan Turki untuk melakukan upaya-upaya membangun hubungan diplomatispun tak ayal memperoleh respons baik, bukan hanya dari negara-negara sekawasan saja, melainkan juga dari negara-negara Barat seperti Amerika. Bukti konkret terjalinnya keharmonisan hubungan Amerika-Turki, Barack Obama menjadikan Turki sebagai negara Islam pertama yang dikunjungi setelah pelantikannya menjadi Presiden dan satu-satunya negara euro-asia yang dicantumkan secara khusus dalam kampanye Obama tahun 2007 dalam promosi kebijakan politik luar negeri [www.barackobama.com]. Amerika-Turki juga menjalin kerjasama di bidang pertahanan dan keamanan, di antaranya melakukan operasi bersama dalam misi pemberantasan terorisme dan PKK di wilayah Turki bagian Timur. Sekali lagi, meskipun hubungan Amerika-Turki sudah sangat baik, tidak berarti bahwa Turki mudah didikte oleh siapapun. Penolakan keras Turki untuk mengharmonisasi hubungannya dengan Israel tetap dilakukan menyusul penyerangan kapal Mavi Marmara dalam misi kemanusiaannya ke Palestina pertengahan 2010 yang menyebabkan 9 orang tewas. Sikap tegas Turki bahkan hingga melakukan pengusiran terhadap Duta Besar Israel di Turki dan memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Israel, termasuk menolak segala bentuk bantuan Israel bagi korban bencana gempa di Van. 

Agresifitas politik luar negeri Turki tidak hanya berhenti pada agenda bergabung dalam Uni Eropa. Turki melakukan kerja politik lainnya guna melakukan balance of power. Turki melakukan upaya memperbaiki hubungan dengan Iran yang sempat memanas lantaran melayangkan protes terhadap perkembangan nuklir Iran yang diduga berdampak besar terhadap situasi geopolitik Timur Tengah. Belakangan, hubungan Turki-Iran berangsur membaik pasca-pernyataan resmi menteri luar negeri Ahmet Davuto?lu yang berjanji untuk tidak lagi mengintervensi program nuklir Iran. Di sisi lain, Turki memiliki prakarsa untuk menjadi aktor baru dalam perdamaian Palestina. Erdo?an mengindikasikannya melalui pernyataannya: “pengakuan Palestina sebagai sebuah Negara merdeka adalah satu-satunya solusi. Ini bukan pilihan tapi kewajiban. Mari kita semua sesegera mungkin bersama-sama mengibarkan bendera Palestina….Kita kibarkan bendera Palestina di Timur Tengah, agar ia menjadi simbol perdamaian dan keadilan.”  Sikap Turki membuat Ismail Haniya – Perdana Menteri Otoritas Nasional Palestina – untuk terus menjaga hubungan baik dengan Turki. Dijadikannya Turki sebagai negara pertama yang dikunjungi pada awal Januari tahun 2012 ini.

Agresifitas politik luar negeri tidak hanya dijalankan oleh negara (state actor), lebih dari itu organisasi sosial dan pendidikan menjalankan kerja politik luar negeri yang tak kalah handalnya dengan negara (non state actor). Agregasi yayasan pendidikan Turki membawa masuk pelajar dari kawasan Afrika Utara, Afrika Tengah, Afrika Selatan, Asia Tengah, Asia Selatan, Asia Tenggara ke Turki dapat dibaca sebagai wujud investasi politik luar negeri Turki di masa depan. Gerakan Fethullah Gülen (Gerakan memadukan model modernitas keIslaman dan toleransi keberagaman dengan diilhami oleh ideologi Hizmet-pelayanan umat yang dibungkus dengan fedakarl?k-pengorbanan) berhasil mendirikan sekolah Turki di hampir 130 negara terbaca linier dengan politik luar negeri Turki. Bukan hanya itu, pemberian bantuan sosial kepada negara bagian Afrika dan Asia yang terkena bencana alam dan konflik sosial seperti di Somalia, Nigeria, Uganda, Rwanda, Pakistan, Bangladesh, Indonesia telah menjadi hal yang kerap terdengar dalam agenda-agenda kerja yayasan sosial di Turki.

Kepiawaian Turki memainkan politik luar negeri tidak terlepas dari ‘para aktor politik’-nya. Turki berhasil mengkombinasikan state actor dan non-state actor dalam melancarkan strategi politik luar negerinya. Akselerasi politik luar negeri Turki tersebut bisa jadi merupakan bentuk mewujudkan spirit imperium politik Turki Usmani Baru.

M Syauqillah 


http://suar.okezone.com/read/2012/02/29/58/584526/58/geopolitik-dan-politik-luar-negeri-turki

Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan


“Pada tataran lokal, sinisme saling berkaitan, saling membantu, menyebar dan mendapat dukungan luas”. Apa yang dikatakan oleh Micahel Focault di dalam Lavolente de Savoir (1976) tersebut seolah terjadi di Indonesia. Terkuaknya ragam ironi wajah politik dan hukum yang direpresentasikan oleh perilaku korup pejabat publik, menjadi sketsa banalitas penguasa yang akhirnya melahirkan sinisme kolektif terhadap kekuasaan. Utamanya pada sektor hukum dan politik.

Namun kabar buruk politik dan hukum itu berbanding terbalik dengan sektor ekonomi. Di tengah kompleksitas problem politik dan hukum yang mengerinyitkan hati, tersisa seberkas optimisme dari sektor perekonomian.  Optimisme publik,  sebagai gambaran ekspektasi yang besar akan perbaikan kehidupan di masa-masa mendatang.

Optimisme Ekonomi

Optimisme ini terungkap dari rilis hasil survei teranyar Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada Minggu (19/2/2012). Menurut survei yang dilakukan pada 1-12 Februari 2012 dengan melibatkan 2.050 responden tersebut, rakyat secara umum cenderung lebih positif dalam melihat keadaan ekonomi nasional saat ini. Perekonomian menunjukkan trend positif dan dipandang semakin optimis.

Sebagaimana dikatakan oleh peneliti LSI Burhanudin Muhtadi, tercatat 42 persen responden menilai perekonomian satu tahun ke depan lebih baik, 6 persen jauh lebih baik, sementara yang menilai jauh lebih buruk hanya 1 persen, lebih buruk 7 persen, tidak ada perubahan 22 persen dan tidak tahu atau tidak jawab 21 persen.

Untuk kondisi saat ini sendiri, 30 persen responden menyatakan keadaan ekonomi nasional membaik, yang melihat lebih buruk hanya 24 persen, kemudian 35 persen tidak ada perubahan, 6 persen tidak tahu/tidak jawab, 2 persen jauh lebih baik dan 2 persen lagi melihat  jauh lebih buruk.

Survei LSI ini mengonfirmasi apresiasi yang diberikan berbagai lembaga internasional beberapa waktu yang lalu. Diantaranya pemberian rating layak investasi oleh dua lembaga pemeringkat yang diakui dunia, yaitu Fitch Ratings pada 15 Desember 2011 dan Moody’s Investors Service pada 18 Januari 2012.

Salah satu faktor yang turut berperan dalam optimisme perekonomian Indonesia adalah semakin besarnya jumlah kelas menengah. Mereka yang diyakini menjadi penggerak utama sektor konsumsi domestik sehingga perekonomian Indonesia tahan guncangan krisis yang hingga saat ini masih mengamuk di AS dan Eropa serta telah berdampak negatif di beberapa negara Asia seperti Cina dan India. Data World Bank pada tahun 2010 menunjukkan jika kelas menengah di Indonesia telah menembus angka 134 juta jiwa atau setara dengan 56,5 persen dari 240 juta total penduduk.

Faktor kedua, yaitu pertumbuhan ekonomi yang cenderung stabil semakin memperluas akses lapangan kerja sehingga berdampak pada tingkat kesejahteraan masyarakat. Membaiknya kesejahteraan inilah yang merangsang tingginya tingkat konsumsi. Sebagaimana disebutkan oleh Rhenald Kasali (2010), salah satu ciri kelas menengah adalah gaya hidup yang cenderung konsumtif.

Gelombang gaya hidup konsumtif sekaligus bisa menjadi instrumen optimisme ekonomi. Hal ini bisa kita baca dari semakin menjamurnya pusat-pusat perbelanjaan dengan jumlah pengunjung yang membludak. Demikian pula dengan cafe, resto dan tempat kongkow-kongkow, dipenuhi oleh anak muda. Angka pembelian kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat serta volume transportasi udara juga meningkat.

Di tengah kebangkitan kelas menengah dengan gaya hidup yang khas tersebut, tentu merupakan peluang besar untuk semakin mengakselerasi perekonomian karena akan mendongkrak kuantitas demand. Namun, era perdagangan bebas yang menyebabkan semakin mudahnya produk-produk asing masuk ke Indonesia, merupakan sebuah ancaman jika tidak disertai bersaing.

Maka dari itu, perlu adanya standardisasi kualitas produk, baik barang maupun jasa. Produk dalam negeri harus bisa bersaing dengan produk asing. Semangat standar nasional Indonesia (SNI) yang beberapa waktu lalu dikampanyekan, harus diteruskan. Lebih dari itu, kampanye “Aku Cinta Produk Indonesia” harus dimasifkan hingga menciptakan awarness (kesadaran) yang terpatri secara kolektif. Brand Indonesia harus menjadi prestise tersendiri.

Dalam hal ini, perusahaan-perusahaan lokal pun perlu didorong untuk memperkuat branding dengan pendekatan rasional dan emosional. Rasional dalam artian, secara kualitas, produk-produk lokal memang layak digunakan. Emosional berarti mengangkat sisi lokalitas sebagai kebanggan. Peluang memperkuat branding lokal ini semakin terbuka dengan kreasi-kreasi baru anak Indonesia yang belakangan marak, seperti mobil Esemka misalnya. Ini momentum baik yang harus dimanfaatkan.

Entrepreneur Muda

Akhirnya, optimisme tersebut tak cukup hanya menjadi bak lukisan indah di permukaan air yang bisa sirna seketika hanya dengan riak kecil. Apa lagi saat ini badai ekonomi krisis di Eropa dan AS terus meminta tumbal, menyeret negara-negara mitra dagang mereka. Termasuk juga sensitivitas politik jelang pesta demokrasi 2014 yang bisa saja turut memengaruhi iklim perekonomian.

Pemerintah harus menutup celah yang bisa membuat bangunan ekonomi keropos. Diantaranya dengan mengarahkan investasi pada sektor ril padat karya dan padat teknologi. Termasuk juga membuka peluang-peluang baru, melibatkan entrepreneur-entrepreneur muda  dengan mempermudah akses pertumbuhan usaha mikro yang pada gilirannya berperan sebagai bantalan ekonomi. Kita ketahui, bahwa rasio entrepreneur saat ini masih sangat kecil. Data yang kami (HIPMI) miliki, baru ada 0,18 persen entrepreneur dari total penduduk. Artinya masih dibutuhkan banyak entrepreneur di negeri ini.

Hanya dengan langkah-langkah tersebut, optimisme yang direkam oleh survei LSI, bermanfaat untuk mengonstruksi pembangunan ekonomi secara berkesinambungan (sustainable economics development).
Yaitu pembangunan dengan pola pertumbuhan yang menggunakan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan tetap menjaga lingkungan sebagai habitus resources, sehingga kebutuhan tersebut tidak habis untuk generasi sekarang akan tetapi tetap terjaga untuk generasi di masa depan. Pola ini disebut Environment, Local People and Future atau ELF.

Jusman Dalle


http://suar.okezone.com/read/2012/02/27/58/582948/58/membangun-ekonomi-berkelanjutan

Budayakan Etika Lawan Korupsi

Budayakan Etika Lawan Korupsi


Keberhasilan negeri ini bangkit dari keterpurukan mendapatkan pengakuan dari negara-negara di dunia. Apa lagi, Bank Dunia menyebut Indonesia ikut andil dalam membantu mendorong separuh pertumbuhan ekonomi global hingga 2025, bersama Brazil, Tiongkok, India, Korea Selatan dan Rusia. Namun, sangat disayangkan ketika keberhasilan yang memuncak tercipta, justru melahirkan permasalahan baru. Permasalahan korupsi yang terjadi dan tak kunjung selesai. Permasalahan ini bagaikan teroris yang terus mengancam akan meledakkan bom setiap saat tanpa mengenal waktu dan tempat.

Pernyataan perang melawan korupsi yang dilontarkan Presiden SBY, terkesan diabaikan dan tidak mengandung arti yang penting. Apa lagi,  pernyataan tersebut justru dijadikan bommerang bagi dirinya dalam pemberantasan korupsi.  Lawan politik SBY pun, memanfaatkan moment isu korupsi yang saat ini menghantui di tubuh partai yang dipimpinnya untuk menjatuhkan kredibilitas dirinya.

Tingginya angka korupsi di negeri ini  tercatat sebagai angka yang menjadi momok menakutkan. Ditinjau  dari realitas yang ada, maka timbul sebuah pertanyaan penulis, akankah negeri ini mewariskan budaya korupsi?
Surga Koruptor

Saat ini, Indonesia menduduki tingkat korupsi tertinggi di dunia. Tingkat  korupsi ini, dibuktikan dari hasil yang dilakukan Transparency International (TI). Indonesia menempati angka 2,8 dengan rangking 110 dari 178 negara pada tahun 2009 dan angka 2,8 dengan rangking 110 dari 180 negara terkorup pada tahun 2010. Sedangkan Political and Economic Risk Consultantcy Ltd (PERC), menempatkan Indonesia sebagai negara terkorup di Asia yang berada di bawah Vietnam dan Filipina. Dengan tingkat korupsi 8,32 pada tahun 2009 dan 9,10 pada tahun 2010.

Jika kita lihat fakta kenyataan yang ada, memang tak dipungkiri lagi. Korupsi, terkesan sudah mendarah daging dan bagaikan sesuatu yang tak dapat dipisahkan bagi penyelengara negara. Katakan lah badan atau lembaga apa yang kurang di negeri ini untuk mengatasi dan mencegah tindakan korupsi. Bahkan, lembaga pengawasan berlapis pun tak mampu membendungnya.

Di internal kelembagaan, ada inspektorat yang mengawasi,  BPK, BPKP, yang lebih luas ada KPK, serta lembaga-lembaga lainnya di eksternal kelembagaan yang terus menerus mengobarkan semangat anti korupsi. Namun, kenyataan dilapangan lembaga-lembaga tersebut belum mampu mengatasi korupsi yang begitu tinggi. Keberadaan partai politik pun terkesan menjadi bagian dari rantai korupsi.

Pemberian hukuman yang begitu ringan pun kerap dilakukan untuk para koruptor. Tak mengherankan ada sebuah istilah yang berkembang ditengah masyarakat “HABIS KORUPSI TERBITLAH GRASI”. Fakta ini lah yang terus menerus menyelimuti penegakan hukum dan menjadikan bumi tercinta ini surga bagi koruptor. Berbagai contoh terus menjadi cambukan penegakan hukum. Namun, itu semua tak menjadikan korupsi sesuatu yang diharamkan. Justru, korupsi dijadikan sebagai penyemangat.

Padahal, jika kita menoleh kebelakang, peraturan pertama yang ditandatangani SBY setelah dirinya terpilih dipemilihan presiden tahun 2004, adalah Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004, tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi. Selain itu, Presiden pada awal gebrakannya  telah menandatangani 138 izin pemeriksaan bagi penyelenggara negara.  Saat ini, terkesan aturan tersebut terabaikan. Bahkan, kasus korupsi yang melibatkan kader partainya pun terkesan disangkut pautkan dirinya.

Tindakan korupsi yang dilakukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga yang berlindung di balik jubah partai pun, kerap diberitakan di berbagai media. Jumlah ini, bukannya semakin berkurang, justru semakin meningkat dari hari ke hari. Reformasi yang diharapkan menuju Indonesia lebih baik, ternyata tidak sesuai dengan apa yang dicita-citakan. Reformasi,  justru dijadikan alat untuk mencapai kekuasaan oleh mereka yang berada di dalam garis kepartaian. Rakyat dijadikan tumbal dalam mencapainya, segala sesuatunya mengatasnamakan rakyat.

Pemberantasan korupsi, bagaikan angan-angan  yang tak akan pernah terwujud. Terkesan, politisi memanfaatkan kekuatan politik untuk melegalkan kekuasaan dan keuntungan, banyaknya politisi yang terbentur permasalahan hukum pun terkesan terlindungi.

Mereka yang seharusnya menjadi panutan rakyat, justru menjadi hujatan rakyat. Dari penyelengara negara tingkat pusat hingga daerah, penegak hukum baik di kepolisian maupun dipengadilan, sampai politisi yang tergabung dalam wakil rakyat pun tak mau ketinggalan. Mereka berbondong-bondong berurusan dengan hukum. Meski sudah banyak yang menjalani hukuman, anehnya tak ada kejerahan bagi yang lain untuk mengakhiri perbuatan yang tak bermoral ini.

Penekanan Etika

Merujuk Indeks Persepsi Korupsi (Corruption Perceptions Index - CPI) tahun 2011 untuk Indonesia yang diterbitkan oleh Transparency International yang bertujuan melawan tindakan korupsi bahwa CPI untuk Indonesia sebesar 3, dimana peringkat yang digunakan adalah 0 - 10 dengan nilai 0 adalah sangat korup dan nilai 10 adalah negara tersebut dianggap bebas dari korupsi.

Mengutip survei yang dilakukan Transparency International Indonesia (TII) mendapatkan hasil, rakyat Indonesia berpandangan bahwa parpol dan DPR merupakan lembaga yang sangat korup. Maka wajar bila parpol merupakan organisasi yang paling bertanggung jawab atas perilaku koruptif. Tingkah laku elit politik saat ini menunjukan kebodohan yang ditunjukan dirinya kepada rakyat, politisi terkesan mengambinghitamkan pemerintah dalam setiap permasalahan hukum, terutama yang berbau korupsi. Kesan ini sengaja ditimbulkan untuk menarik simpatik dari rakyat dan membenci pemerintah. Tujuannya, agar rakyat tidak mempercayai pemerintah dan beranggapan pemerintah telah gagal.

Langkah pemberantasan korupsi yang didengungkan SBY pun digambarkan sebagai sebuah pencitraan oleh lawan politik dirinya. Pada hal SBY tidak perlu melakukan pencitraan. Dirinya dengan pasti tidak akan maju kedalam pemilihan presiden 2014 berdasarkan aturan dan ketentuan undang-undang yang berlaku di negeri ini. 
Keseriusan SBY dalam memerangi korupsipun terpancar jelas  ketika dirinya meminta agar pimpinan Partai Demokrat menindak tegas kepada para kader yang layak diberi sanksi. Pernyataan ini, berkaitan dengan banyaknya isu, mulai dari korupsi hingga perpecahan internal yang melanda Demokrat akhir-akhir ini.

Jika kita merujuk Gustavo GutiĆ©rrez Merino (1971) yang menitik beratkan pada penanaman nilai-nilai etika dalam menjalankan birokrasi. Dirinya, menjelaskan bahwa pendidikan anti-korupsi mengharuskan adanya tiga langkah. Pertama, pembebasan politik dan sosial yang mengukuhkan tindak korupsi. Kedua, emansipasi dan partisipasi seluruh masyarakat sebagai korban tindak korupsi untuk membenci dan mengalienasi para koruptor. Ketiga, pembebasan dari egoisme dan dosa dengan mendekatkan Tuhan ke bumi. Etika yang menjunjung tinggi nilai KETUHANAN dalam bertingkah laku didalam menjalankan amanah rakyat. Penanaman etika ini menjadikan sasaran terciptanya sebuah keadilan didalam masyarakat,  dengan adanya batasan pemisahan antara penegakan hukum dan kepentingan politik.

Dari pernyataan tersebut, dapat kita ambil sebuah manfaat untuk membangun Indonesia bebas dari korupsi, diperlukan sebuah etika. Penanaman etika ini bertujuan agar tindakan korupsi tidak dijadikan warisan budaya bangsa. Pemikiran ini, merupakan  sebuah langkah yang tepat untuk memperbaiki negeri ini, dalam memerangi korupsi.  Jika penanaman etika ini terbentuk, penulis harapkan terciptanya penegakan hukum dan kesejahteraan bagi rakyat. Korupsi yang terjadi selama ini, telah menghancuran sendi-sendi kehidupan, bukan hanya sebatas  perekonomian semata, tetapi mampu merubah budaya yang ada di masyarakat.


http://suar.okezone.com/read/2012/03/07/58/588577/membudayakan-etika-melawan-korupsi

China Kuasai Kompetisi Skyscraper

China Kuasai Kompetisi Skyscraper


Dalam sebuah kompetisi desain skyscraper atau gedung pencakar langit, arsitek-arsitek China berhasil memboyong piala kemenangan dari tiga peringkat sekaligus.

Kompetisi yang disebut eVolo 2012 Skyscraper Competition tersebut diselenggarakan oleh eVolo, sebuah jurnal arsitektur dan desain di Amerika Serikat (AS). Diikuti oleh arsitek-arsitek dari 95 negara dan 15 orang juri yang merupakan arsitek kenamaan dari berbagai belahan dunia.

Seperti yang dilansir Archdaily, Rabu (7/3/2012), pemenang kompetisi skyscraper tahun ini ketiga-tiganya merupakan arsitek China. Pemenang pertama adalah Zhi Zheng, Hongchuan Zhao dan Dongbai Song dengan proyek fenomenal mereka yang disebut Himalaya Water Tower.

Posisi kedua ditempati Nanjue Wang, Ji Xia, dan Zihan Wang dengan proyek Mountain Band-Aid, dan peringkat ketiga diraih Lin Yu-Ta dari Taiwan dengan proyeknya yang disebut Vertical Landfill. Selain ketiga pemenang ini, terdapat pula pengahargaan kehormatan yang diberikan kepada 22 peserta.

Arsitek-arsitek tersebut dinilai pantas memboyong piala, karena desain gedung pencakar langit yang mereka buat telah sesuai dengan prinsip-prinsip eVolo.yakni mengedepankan kemajuan teknologi, bahan bangunan yang ramah lingkungan, program canggih, estetika, pengaturan spasial,  fleksibilitas, segmentasi global, mampu beradaptasi, dan revolusi digital, serta menerapkan konsep sustainability architecture.

eVolo sendiri merupakan jurnal desain dan arsirtektur yang berbasis di Amerika Serikat yang telah berdiri sejak 2006. Kompetisi ini juga merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan dengan tujuan menemukan bakat muda yang gagasannya dapat merubah persepsi dan pemahaman tentang arsitektur dan hubungannya dengan lingkungan dan alam. 


http://property.okezone.com/read/2012/03/07/476/588658/arsitek-china-rajai-kompetisi-skyscraper