Penyakit Langka Ditemukan di Maros

Penyakit Langka Ditemukan di Maros


Tenaga medis Rumah Sakit Umum Salewangan Maros mengisolasi Musdalifah. Anak berusia 13 tahun ini terserang penyakit langka golongan suspect difteri. "Awalnya Musdalifah dirawat di ruangan bangsal anak kelas ekonimi selama delapan hari," kata Direktur RS Salewangan Edy Mohktar, Selasa 17 Januari 2012.

Setelah ketahuan menderita penyakit langka, Musdalifah langsung diisolasi terpisah dari pasien lain.
Penyakit aneh ini, menurut Edy, tergolong ganas dan menyebabkan kematian. Penderita akan mengalami gangguan saluran pernapasan, tenggorokan, lalu mengarah ke jantung.

Penyakit ini mudah menular kepada orang lain melalui sentuhan tubuh atau melalui peralatan makanan. Bakterinya juga sangat mudah terkontaminasi dengan udara yang kemudian dihirup orang sekitar.

"Penyakit difteri ini bersumber dari corynebacterium diphtheriae yang menyerang sistem imun anak. Penanganannya telah diambil alih tim medis Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan," kata Edy.

Di ruang isolasi pasien mendapat penanganan khusus dari tim medis. Tubuhnya telah disuntikkan serum antidefteri. Penyakit yang diderita Musdalifah, menurut Edy, masuk kategori kejadian luar biasa.Dalam sejarah kesehatan di Maros penyakit ini baru muncul kembali setelah 20 tahun.

Kepala Bangsal Perawatan RSUD Salewangan Anak, Raden Kuntarni Hardjo, memastikan kondisi Musdalifah sudah mulai membaik. "Dibanding sewaktu hari pertama menjalani perawatan, ia sulit makan karena mulutnya tidak bisa mengunyah makanan," ujar Kuntarni.

Meski kondisi pasien membaik, Musdalifah belum bisa dipulangkan. Tim medis provinsi telah memeriksa kerabat terdekat pasien untuk memastikan tidak tertular bakteri defteri. Ibu Musdalifah, Mantasia, 35 tahun, mengaku anak keduanya itu mulai sakit usai pulang dari menggembala sapi. Malamnya Musdalifah tidak bisa menggerakkan tubuh disertai keringat dingin.

"Saat itu langsung saya larikan ke Puskesmas Tanralili, tapi hanya sehari menjalani perawatan dan tidak ada perubahan. Dokternya pun memutuskan  dirujuk ke rumah sakit," ucap Mantasia. 


http://www.tempo.co/read/news/2012/01/17/176377924/Lagi-Penyakit-Langka-Ditemukan-di-Maros

0 komentar:

Poskan Komentar